Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Wednesday, January 12, 2022

Mantan Kades di Madiun Potong Honor Kuli dan Tukang Bangunan Ditetapkan Tersangka Korupsi APBDes

Mantan Kades Kaligunting Mejayan ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana APBDes (Fot: Ist)
GEMAWILIS, Madiun -
Setelah diperiksa selama 10 jam, NA, mantan Kades Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, akhirnya ditahan langsung oleh Satreskrim Polres Madiun pada Selasa (11/01/2022) malam.

NA ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2016-2019. Sebelum NA ditetapkan sebagai tersangka, polisi telah memeriksa sebanyak 37 saksi dalam kasus ini.

Untuk mengusut kasus ini, Polres Madiun sebelumnya juga telah mendatangkan sejumlah saksi ahli, mulai dari Kemendes, LKPP, hingga ahli konstruksi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

“Tersangka kita tahan karena alasan obyektif dan subyektif terpenuhi untuk dilakukan penahanan, "kata Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Ryan Wira Raja Pratama, Rabu (12/01/2022).

AKP Ryan mengatakan, modus korupsi yang dilakukan NA, mulai dari memotong honor tim pengelola kegiatan (TPK) tahun 2016-2019, lalu honor konsultan perencana tahun 2019, honor kuli dan tukang tahun 2017-2019, hingga pemotonga tunjangan Plt Sekdes Kaligunting.

"Jadi ada penyalahgunaan uang untuk pembangunan hingga kompensasi pegawai. Ada beberapa honor kuli dan tukang bangunan yang tidak dibayar selama 2017-2019, ada juga tunjangan bagi Plt Sekdes juga tidak dibayar. Hasil audit BPKP total kerugian negara sebesar Rp 487 juta, "ungkapnya.

Dikatakan AKP Ryan, dugaan korupsi APBDes yang dilakukan NA ini sudah diselidiki mulai Desember 2021. Kemudian setelah statusnya naik ke penyidikan, NA yang awalnya sebagai saksi, akhirnya ditetapkan jadi tersangka. (Tim/gw)





Rekomendasi