Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Tuesday, November 9, 2021

Sebanyak 579 Buruh Tani Tembakau dan Buruh Pabrik Rokok di Kabupaten Madiun Terima BLT

Bupati Madiun Ahmad Dawami saat menyerahkan BLT DBH CHT di Pendopo kabupaten Madiun (Fot: Hum) 
GEMAWILIS, Madiun -
Bupati Madiun H. Ahmad Dawami didampingi Wakil Bupati H. Hari Wuryanto menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok di Kabupaten Madiun.

Bantuan diserahkan secara simbolis di Pendopo Ronggo Djoemeno, Puspen Caruban, kepada 579 orang yang terdiri 144 buruh tani tembakau dan 435 buruh pabrik rokok PT DMA (Digjaya Mulia Abadi) yang tersebar di 15 Kecamatan di Kabupaten Madiun, Senin (8/11/2021).

Adapun bantuan yang diterima buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok itu berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021. Masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp. 1.200.000,- dengan rincian Rp. 300.000,- per bulan dikalikan 4 bulan.

Bupati Madiun berharap, bantuan tersebut benar-benar bisa untuk membantu meringankan beban hidup yang hari ini secara ekonomi masih sulit karena dampak pandemi Covid-19.

“Kepada penerima, tolong digunakan untuk kebutuhan yang penting. Tadi saya dengar ada yang mau digunakan untuk beli HP, kalau bisa janganlah, gunakan untuk yang lebih penting, "pesan Bupati Madiun.

Bupati mengaku pernah membaca sejarah bahwa Belanda masuk ke Madiun pada 1830 an, langkah ekonomi pada saat itu yang pertama dilakukan adalah dengan membuat sentra tanaman tembakau di Pilangkenceng dan kopi di Kare.

Merujuk dari sejarah tesebut, makanya saat ini di Pilangkenceng ada 1 desa dengan 8 hektar tanaman tembakau. Hal tersebut menurut Bupati cukup besar.

“Saya berharap ketika ada intervensi DBHCHT ini sesuai keperuntukannya akan semakin maksimal, baik dari sisi petani, buruh tani maupun karyawan pabrik sehingga ada multi player efeck yang besar di Kab. Madiun, "ungkapnya.

Acara penyerahan bantun ini disaksikan oleh sejumlah pejabat, antara lain Biro Perekonomian dan SDA Provinsi Jatim, beberapa pimpinan OPD, Camat dan Perwakilan PT DMA serta 20 perwakilan penerima BLT. (Tim/gw)

Rekomendasi