Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Tuesday, November 2, 2021

Pencari Burung Rampas HP dan Motor Milik Petani Pakai Clurit Diringkus Polisi

Pelaku persampahan dengan kekerasan diringkus Sat Reskrim Polres Madiun (Fot: Hum)
GEMAWILIS, Madiun -
Seorang laki-laki berinisial SS warga Jombang yang sehari-harinya sebagai pencari burung diringkus Sat Reskrim Polres Madiun lantaran telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas).

Pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan kepada seorang petani berusia 50 tahun di daerah persawahan Dusun Robahan, Desa/Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun pada Senin (18/10/2021) lalu.

Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan saat press release mengatakan, pelaku beraksi sendirian di siang hari. Tengkuk korban dipukul dengan gagang celurit sehingga mengakibatkan korban tersungkur ke tanah dan tak berdaya.

Dikatakan Kapolres, saat itu korban sedang mengairi air di sawah. Setelah selesai korban main handphone. Namun, kemudian korban didatangi oleh laki-laki berperawakan kurus yang mengajak ngobrol dan tiba-tiba pelaku memukul tengkuk korban dengan gagang celurit.

"Saat sedang main HP, lalu korban merasa kepalanya dipukul. Lalu melihat pelaku mengambil HP dan sepeda motor miliknya kemudian pelaku pergi, "kata Kapolres saat press release di Mapolres Madiun, Selasa (3/11/2021).

Sebelumnya, korban dan beberapa petani lainnya yang saat itu juga sedang menggarap sawah mengaku melihat pelaku mondar-mandir di area persawahan tetapi tidak menaruh curiga.

Usai korban tersungkur, kemudian pelaku kabur membawa HP dan sepeda motor milik korban. Sementara korban ditinggalkannya tergeletak di pinggir sawah hingga beberapa saat korban sadarkan diri dan melapor ke Polsek Mejayan.

Dari laporan itu, petugas segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya didapati petunjuk bahwa diduga pelaku ada di Bojonegoro. Benar saja, petugas berhasil membekuk pelaku di daerah Bojonegoro dan mengamankan barang bukti berupa HP dan sepeda motor bernopol AE 4992 IF hasil kejahatan pelaku berserta barang bukti lainnya.

Saat diinterogasi petugas pelaku mengaku khilaf dan gelap mata saat melihat korban sedang sendirian di sawah bermain HP. Atas perbuatannya, pelaku diancam pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana 9 tahun penjara.

"Pelaku mengaku profesi pencari burung keliling. Saat di Mejayan, melihat korban duduk di sawah lalu timbul niat jahat. Alat bukti sudah cukup dinaikkan ke penyidikan pelaku ditahan sejak tanggal 29 Oktober 2021, "kata Kapolres Madiun. (Tim/gw)

Rekomendasi