Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Tuesday, November 30, 2021

Pacu Geliat Ekonomi di Daerah Selingkar Wilis Pemdes Kare Bangun Pasar Sayur Skala Kabupaten

Persiapan awal pembangunan pasar sayur di desa Kare, dua alat berat tengah melakukan perataan tanah (Fot: Tim)
GEMAWILIS, Ekonomi -
Pemerintah Desa (Pemdes) Kare saat ini tengah menyiapkan tahap awal perencanaan pembangunan Pasar Sayur skala Kabupaten di Tanah Kas Desa (TKD) yang berada di daerah dusun Suweru. Pada tahap awal ini nampak alat berat sudah mulai meratakan tanah untuk nantinya dijadikan landasan pembangunan pasar sayur.

Rencana pembangunan pasar sayur ini bahkan sudah mendapat restu penuh dari Bupati Madiun Ahmad Dawami, agar di Kecamatan Kare yang selama ini menjadi sentra penghasil buah-buahan dan sayur-sayuran di Kabupaten Madiun mempunyai pasar sayur sendiri.

"Dukungan besar dari Pak Bupati, waktu kunjungan ke Kare itu beliau bilang harusnya di Kare itu ada pasar sayur. Kita sudah mulai, sudah mulai pengkondisian dengan pemerataan tanah. Untuk saat ini kemampuan desa masih seperti itu, "kata Kades Kare Sunarno. Rabu (24/11/2021).

Kades Kare berharap, pembangunan pasar sayur ini dapat berdampak baik pada perekonomian masyarakat di desa setempat sekaligus untuk mendukung kegiatan pariwisata di Kabupaten Madiun seiring dibangunnya Jalan Selingkar Wilis.

"Sebenarnya petani sayur di daerah Kare itu sejak dulu sudah ada, dengan dibangunnya sentra agrowisata berupa pasar sayur ini diharap nantinya bisa menampung hasil pertanian dari para petani di Kecamatan Kare khususnya desa Kare, "papar Sunarno.

Menurutnya, selama ini hasil sayur dari daerah Kare sudah banyak dijual ke daerah Magetan. Kemudian para pedagang ecer dari Madiun kembali membelinya dari pengepul untuk selanjutnya di ecerankan kembali di wilayah Kecamatan Kare.

Oleh karena itu, dengan dibangunnya pasar ini kedepan para petani di daerah Kecamatan Kare akan lebih mudah untuk menjual hasil pertaniannya baik itu buah-buahan maupun sayur-sayuran karena pedagang besar akan datang sendiri ke pasar sayur di desa Kare.

"Rata-rata pedagang ecer dari sini belanjanya ke Magetan, padahal sayur hasil pertanian dari daerah sini juga dibawa kesana kemudian kembali dibeli orang-orang dari Madiun, "jelasnya.

Terkait pemberdayaan petani untuk mendukung keberadaan pasar sayur di desa Kare ini Kades Kare mengatakan kedepan akan ada support dari pihaknya guna mewujudkan pasar sayur ini bisa berjalan dan sejalan dengan semangat pemkab madiun dalam menata daerah Selingkar Wilis.

"Untuk pemberdayaan, karena ini masih awal munculnya pasar sayur, kedepan memang akan ada semacam stimulan untuk para petani seperti bibit perlu kita suport dan juga bimtek. Kemarin sudah sempat kita ada sosialisasi dengan pihak dinas pertanian dan juga dari dinas kemarin sudah ada bantuan kaitanya dengan bibit sayur-mayur ke kelompok KWT (Kelompok Wanita Tani), "tambahnya.

Grend Design denah bangunan pasar sayur di desa Kare Kabupaten Madiun (Fot: Pemdes Kare)
Sementara itu, Camat Kare Tarnu Ashidiq, M.Si, menanggapi terkait pembangunan pasar sayur di desa Kare pihaknya sangat mendukung dan memberikan apresiasi atas langkah-langkah yang diambil Pemdes Kare yang menurutnya itu akan mampu memberikan dampak dan solusi positif dalam usaha pertanian sayur-sayuran dan buah-buahan di wilayah Kabupaten Madiun khususnya Kecamatan Kare.

"Perkebunan di daerah Kecamatan Kare memang sangat potensial dikembangkan untuk menjadi kawasan agrowisata. Ini selaras dengan semangat Pemkab Madiun yang mulai menata daerah selingkar Wilis sebagai kawasan ekowisata, "papar Camat Kare.

Tarnu Ashidiq menambahkan, dengan rencana pendirian pasar sayur yang juga sudah mendapatkan respon positif dari Bupati Madiun dengan mengunjungi lokasi calon pasar sayur dan kebun kelompok tani sayur/agro pada beberapa minggu yang lalu tentunya akan menjadikan support dan motivasi tersendiri bagi Pemdes Kare dan masyarakat di Kecamatan Kare.

Ia juga mengingatkan pentingnya wilayah Kecamatan Kare sebagai kawasan wisata memiliki pasar sayur atau agrowisata skala Kabupaten dengan kapasitas yang lebih besar seiring akan segera diimplementasikan pembangunan Selingkar Wilis. Sehingga desa yang ada di wilayah Kecamatan Kare juga akan ikut mengalami kemajuan yang sangat pesat.

Sejalan dengan itu, Camat Kare juga berpandangan pentingnya PemanfaaTanah Pekarangan (PTP) sebagai embrio rencana awal untuk membuka pasar agrowisata atau pasar sayur di Kare sekaligus untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakatnya sendiri.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Kare dalam rangka turut serta berkontribusi dalam meningkatkan human development index (indeks pembangunan manusia), Camat Kare juga sudah mengajak desa-desa di wilayah Kecamatan Kare untuk meyusunan program anggaran berbasis Pro Rakyat (satu dusun Rp. 5.000.000,-) untuk giat PTP se Kecamatan Kare.

"Jadi kalau Kare memiliki pasar sayur dengan kapasitas yang lebih besar, maka perekonomian di wilayah Kecamatan Kare akan semakin meningkat, sekaligus ini juga untuk mewujudkan pemantapan ketahanan pangan ditengah pandemi Covid-19, "tutup Camat Kare. (Tim/gw)





Rekomendasi