Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Monday, November 8, 2021

Gubernur Khofifah Apresiasi SMK Ponorogo yang Sukses Produksi Mesin Pembuat Pupuk Organik

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau mesin hasil inovasi SMK 1 Jenangan Ponorogo (Fot: Ist)
GEMAWILIS, Madiun -
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi SMK 1 Jenangan Ponorogo, yang telah berhasil membuat mesin untuk memproduksi pupuk organik, yang diberi nama G-ESEMKA.

Mesin hasil inovasi siswa dan guru SMK 1 Jenangan Ponorogo ini menggunakan granulator yang difungsikan untuk mengubah material serbuk menjadi butiran (granule) yang sangat diperlukan dalam Pembuatan Pupuk Organik Granule (POG).

Gubernur Khofifah mengatakan, G-ESEMKA merupakan salah satu karya dari 20 SMK BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) di Jawa Timur.

"Inovasi ini menjadi bukti nyata peran SMK BLUD Jawa Timur dalam mewujudkan pembelajaran berbasis Teaching Factory (TEFA) dan Project Based Learning, "kata Khofifah, di lokasi POG SMK 1 Jenangan, Ponorogo, Senin (8/11/2021).

Gubernur menambahkan, jumlah SMK BLUD di Jawa Timur saat ini tercatat terbanyak diantara provinsi se Indonesia. Bahkan saat ini sedang dilakukan proses evaluasi kelayakan tambahan 62 SMK yang mengajukan untuk menjadi SMK BLUD.

"Ditargetkan akhir tahun 2021 akan meningkat menjadi 77 SMK BLUD. Ini membuktikkan bahwa SMK-SMK di Jawa Timur terus meningkatkan kualitasnya dengan terobosan inovasi dan kreasi yang terus dicetuskan, "ungkap Gubernur wanita pertama di Provinsi Jawa Timur tersebut.

Mesin G-ESEMKA buatan sekolah SMK 1 Jenangan Ponorogo ini bahkan telah dibeli oleh Dinas Pertanian kabupaten Ponorogo, Kelompok Tani (Poktan) Makmur Desa Sumoroto dengan produk pupuk organiknya cap Merak dan juga para petani tembakau di Kabupaten Ponorogo.

Dengan hadirnya inovasi ini diharap dapat menjadi solusi dalam membantu persoalan lahan pertanian yang semakin rusak akibat penggunaan pupuk kimia atau pestisida sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat untuk bergerak di bidang pertanian khususnya dalam hal pupuk organik. (Tim/gw)

Rekomendasi