Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Sunday, November 7, 2021

Angka Stunting di Kabupaten Madiun Turun Dibawah Angka Nasional

Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Ny. Penta Lianawati Dawami (Fot: Hum)
GEMAWILIS, Madiun -
Angka penderita stunting (pertumbuhan anak yang terhambat karena kurang gizi) di Kabupaten Madiun pada tahun ini mengalami penurunan dibanding dengan tahun sebelumnya.

Jika pada tahun sebelumnya angka stunting di Kabupaten Madiun berkisar 19 persen, saat ini turun menjadi sekitar 16 persen. Bahkan angka tersebut, jauh berada di bawah tingkat nasional yang mencapai kisaran 27 persen.

Namun demikian, Pemkab Madiun tetap berupaya untuk menurunkan lagi angka stunting tersebut. Hal itu dikatakan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Ny. Penta Lianawati saat acara Sosialisasi Perpres nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting di Pendapo Muda Graha, Jumat (5/11/2021).

Ketua TP PKK Kabupaten Madiun mengatakan, ada sejumlah sasaran yang akan dilakukan untuk mengatasi stunting di Kabupaten Madiun. Antara lain kelompok remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan anak berusia 0 sampai 59 bulan.

Pada kelompok pra nikah, nantinya akan diberikan edukasi, screening, pembekalan kesehatan reproduksi, pemeriksaan dan pemberian makanan bernutrisi. Sedangkan untuk kelompok ibu hamil, Ny. Ny. Penta Lianawati berpesan agar selalu memperhatikan nutrisi dan perencanaan KB serta memonitor perkembangan janin.

“Saat hamil 270 hari. Di sini harus memonetor janin. Selanjutnya nutrisi untuk bumilnya harus bener-bener diperhatikan, "ungkapnya.

Sementara, dalam upaya menurunkan angka stunting tesebut, Pemkab Madiun akan lebih memberdayakan Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD). Nantinya PPKBD akan menjadi pendamping keluarga yang bertugas melakukan screening kepada calon pengantin dan pasangan usia subur. (R/Tim/gw).

Rekomendasi