Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Friday, October 15, 2021

Optimalisasi Program Pemdes Berbasis Pro Rakyat dan Rencana Awal Membuka Pasar Sayur di Kare

Camat Kare, Tarnu Ashidiq, memimpin Bimtek Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Pemerintah dan Lembaga Desa.
GEMAWILIS, Madiun -
Bertempat di Wahana Belajar Balai Pertemuan Aswin Loka, Dusun Seweru, Desa Kare, Kecamatan Kare Kabupaten Madiun, sejumlah OPD se Kecamatan Kare mengikuti Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Pemerintah dan Lembaga Desa, Senin (11/10/2021).

Hadir sebagai narasumber, Camat Kare Tarnu Ashidiq, Kapolsek Kare AKP Suprapto, Danramil Kare Kapten Inft Jayadi, Tim Teknis Kecamatan Kare, dan Dosen Fisip Unmer Madiun sekaligus sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Kare, Ny. Zulin Ashidiq, S.Psi, M.Si.

Dosen Fisip Unmer Madiun, Zulin Ashidiq, yang menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan ini mengatakan, tujuan dilaksanakan Bimtek tersebut untuk meningkatkan kapasitas SDM aparat pemerintah dan lembaga Desa serta meningkatkan sinergitas antar lembaga/institusi di desa guna mendukung lancar dan suksesnya proses pembangunan di segala sektor.

Selain itu, Bimtek ini juga untuk menyamakan cara pandang dan langkah teknis strategis dalam melakukan proses pembangunan di desa mulai musyawarah dusun, pra musdes, musdes, musrenbang desa sehingga menghasilkan usulan program kegiatan yang siap untuk dibiayai melalui APBDesa.

"Kare memiliki potensi alam yang luar biasa, maka kedepan Kare juga harus memiliki wisata budaya, sehingga semakin melengkapi keunikan dan khasanah potensi alam di delapan desa, "kata Zulin Ashidiq, Dosen Fisip Unmer Madiun itu.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan tersebut antara lain, Kepala Desa se Kecamatan Kare, TP PKK se Kecamatan Kare, Kepala Sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA se Kecamatan Kare, Ketua LPKMD se Kecamatan Kare, Nakes, dan staf Kecamatan Kare.
Dosen Fisip Unmer Madiun sekaligus sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Kare, Zulin Ashidiq, S.Psi, M.Si.
Sementara itu, Camat Kare, Tarnu Ashidiq, M.Si, dalam kesempatan itu menyampaikan pentingnya semua desa di wilayah Kecamatan Kare memiliki grand design dengan mengedepankan keunggulan kompetitif dan siap menembus persaingan global di segala sektor, baik di sektor pembangunan, pertanian, perkebunan, jasa, UMKM, retail, home industri, Bumdesa dan pembangunan sumber daya manusia unggul dan tangguh menghadapi persaingan pasar bebas.

Ia juga mengingatkan pentingnya wilayah Kecamatan Kare sebagai kawasan wisata memiliki pasar sayur atau agro wisata skala Kabupaten dengan kapasitas yang lebih besar seiring akan segera diimplementasikan pembangunan selingkar Wilis. Sehingga desa yang ada di wilayah Kecamatan Kare juga akan ikut mengalami kemajuan yang sangat pesat.

"Selama ini para pedagang obrok setiap pagi mereka mencari dagangan ke pasar sayur Magetan. Diperkirakan jumlahnya di Kabupaten Madiun ada sekitar 500 an pedagang obrok. Jadi kalau saja Kare memiliki pasar sayur dengan kapasitas yang lebih besar, maka perekonomian di wilayah Kecamatan Kare akan semakin meningkat, "tutur Camat Kare.

Camat Kare juga berpandangan pentingnya PemanfaaTanah Pekarangan (PTP) sebagai embrio rencana awal untuk membuka pasar agrowisata atau pasar sayur di kare sekaligus untuk mencukupi kebutuhan masyarakat dan sebagai upaya memutus penularan Covid-19 di Kabupaten Madiun. Karena dengan kemandirian masyarakat akan kebutuhan pangan maka tidak tergantung dengan pedagang obrok yang melayani kebutuhan sayur mayur setiap hari yang memiliki risiko tinggi kontak erat dengan orang yang keluar masuk zona tidak aman.

"Untuk mewujudkan pemantapan ketahanan pangan  ditengah pandemi covid-19 yang belum diketahui kapan berakhirnya, PTP ini penting untuk mengurangi resiko warga dari penularan virus Covid-19 sekaligus sebagai embrio rencana awal untuk membuka pasar sayur di kare, "papar Camat Kare.

Selain itu, Camat Kare juga menambahkan, saat ini status desa di wilayah Kecamatan Kare rata-rata adalah Desa Mandiri (2 Desa) Desa Maju (6 desa). "Tahun depan kita targetkan menjadi desa mandiri semua, "tambah Alumni Program Pasca Sarjana Unair Surabaya tersebut.

Sebagai tambahan informasi, untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat kare dalam rangka turut serta berkontribusi dalam meningkatkan human development index (indeks pembangunan manusia), dalam Bimtek tersebut juga membahas perencanaan dan penganggaran rencana program kegiatan melalui optimalisasi peran pemerintah desa.

Dalam program tersebut, antara lain peyusunan anggaran berbasis Pro Rakyat (satu dusun Rp. 5.000.000,-) untuk giat PTP se Kecamatan Kare, seperti pembuatan taman baca masyarakat baik di sekolah maupun di desa, pemasangan internet secara masif mulai kecamatan, desa, sekolah hingga sampai dusun, hal ini guna membantu meringankan beban masyarakat mengingat sekolah selama pembelajaran secara daring atau online. (Tim/gw)

Rekomendasi