Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Saturday, October 23, 2021

Pesantren Tilawah FKPAI di Kecamatan Kare, Membentuk Akhlak Qurani Generasi Milennial

Camat Kare membuka Pesantren Tilawah di Gedung IMS Desa Kuwiran, Jumat (22/10).
GEMAWILIS, Madiun -
Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kabupaten Madiun, mengadakan kegiatan Pesantren Tilawah di Gedung INKA Multi Solusi (IMS) Kemuning Care di Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Pesantren Tilawah yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 ini rencana akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari tanggal 22 hingga 24 Oktober 2021 dengan diikuti oleh 118 putra dan putri di Kecamatan Kare.

Camat Kare Tarnu Ashidiq, M.Si, dan Kapolsek Kare AKP Suprapto hadir memberikan semangat kepada para santri dan santriwati peserta Pesantren Tilawah dalam acara pembukaan pada Jumat (22/10/2021).

Dalam kesempatan itu, Camat Kare mengatakan Pesantren Tilawah yang diadakan FKPAI itu dapat mengurangi angka buta aksara huruf alqur'an di Kecamatan Kare sekaligus diharapkan dapat membentuk bibit sebagai kader yang siap maju mengikuti MTQ.

"Generasi sekarang jangan sampai buta aksara huruf alqur'an, harus terus bersemangat belajar dan berkembang dalam menimba ilmu agama ditengah era modern. Semoga tahun mendatang ada putra putri dari Kecamatan Kare yang jadi kader untuk mengikuti MTQ tingkat Kabupaten, Provinsi bahkan Nasional, "ujar Tarnu Ashidiq.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jatim tersebut menambahkan, penting, di era modern seperti ini membentuk akhlak qur'ani generasi milennial sekaligus membentengi pengaruh budaya asing dari berbagai pengaruh idiologi dan budaya yang sesat dan menyesatkan (radikal kanan dan radikal kiri maupun radikal lainnya) yang dapat merusak mentalitas dan moralitas generasi bangsa.
"Ini Era persaingan global, dimana budaya asing sudah jauh masuk kedalam kehidupan generasi milenial. Sehingga membentuk akhlak qur'ani generasi milennial sangat diperlukan, "tambahnya.

Apalai menurut Alumni Program Pasca Sarjana Unair Surabaya tersebut, Kecamatan Kare kedepan akan menjadi obyek wisata alternatif seiring dengan keluarnya Perpres 80/2019 tentang Selingkar Wilis. Sehingga potensi SDA yang luar biasa di Kecamatan Kare dapat dieksplor menjadi kawasan wisata alam, wisata kuliner dan juga wisata budaya.

Oleh karena itu, pengembangan SDM generasi millennial di Kecamatan Kare menjadi lebih urgent sebagai modal utama dalam pembangunan di Kabupaten Madiun yang Aman, Mandiri, Sejahtera dan Berakhlak dengan nenggunakan model integrated development plan (meminjam istilah Bupati Madiun).

Sementara itu, Kapolsek Kare AKP Suprapto mengatakan santri dan santriwati adalah benteng dan perekat NKRI. Di masa pandemi santri juga berperan aktif dalam rangka menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

"Harapan kami santri dapat terus memberikan kontribusi positif di setiap kegiatan terutama dalam masa pandemi Covid-19. Menjadi teladan bagi masyarakat dan lingkungannya dalam mencegah virus Covid-19 yang masih memberi ancaman ditengah kehidupan masyarakat, "kata Kapolsek Kare. (Tim/gw)

Rekomendasi