Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Monday, October 18, 2021

Angin Kencang Melanda Madiun Diperkirakan Adanya Awan Cumolonimbus

Sejumlah relawan tengah mengevakuasi material rumah roboh akibat puting beliung di Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun, Senin (18/10)
GEMAWILIS, Madiun -
Beberapa bagian wilayah di Indonesia dilanda hujan es disertai angin kencang termasuk di Kota/Kabupaten Madiun, pada Minggu (17/10/2021) sore.

Melansir informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kasi Data dan Informasi BMKG Klas I Juanda Sidoarjo Teguh Tri, kepada Detikcom mengatakan hujan es disertai angin kencang itu diperkirakan karena adanya awan cumolonimbus.

“Hujan es ini berasal dari awan cumulonimbus dengan cakupan luasan 3 hingga 5 kilometer, "kata Teguh Tri, kepada Detikcom, Senin (18/10/2021).

Menurutnya, fenomenal hujan es tersebut biasanya berlangsung sangat singkat, antara 3 hingga 5 menit. Penyebabnya adalah aliran udara (updraft) yang kuat naik dengan awan cumolonimbus sehingga mengakibatkan awan tumbuh dengan menjulang tinggi lebih dari 5 km.

“Ketika uap air dari bagian bawah awan tertarik ke atas melewati lapisan titik beku atau freezing level, maka terjadi pengembunan secara tiba-tiba, "jelas Teguh.

Dengan terjadinya perisitiwa pengembunan secara tiba-tiba itu, maka kemudian akan terjadi pembentukan es dengan ukuran besar, kemudian jatuh ke darat dan luruh hingga berubah ukurannya menjadi kecil-kecil.

Diberitakan sebelumnya beberapa wilayah di Kabupaten Madiun pada Minggu (17/10/2021) sore, dilanda hujan es disertai dengan angin kencang. Akibat peristiwa itu rumah milik warga rusak hingga roboh, masing-masing di Kecamatan Saradan, Kecamatan Wungu, Kecamatan Kare, dan Kecamatan Pilangkenceng.

Total rumah yang rusak akibat puting beliung berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Madiun, ada sebanyak 24 rumah. 20 rumah rusak sedang dan 4 rumah rusak berat. Kerusakan paling parah di Kecamatan Saradan, Kecamatan Wungu dan Kecamatan Kare.

Rumah warga di Dusun Piji, RT 08/01, Desa Sumberbendo Kecamatan Saradan, ambruk rata dengan tanah. Hujan juga menumbangkan pohon dan menutup akses jalan Tulung-Sumberbendo menjadi lumpuh.

Di desa Randualas RT 01/01 Kecamatan Kare, kandang ternak hancur dan hewan ternak sapi milik Parman mati serta puluhan rumah milik warga rusak ringan hingga berat. Sedangkan di Kecamatan Wungu ada 12 rumah rusak akibat bencana angin puting beliung. (Tim/gw)

Rekomendasi