Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Tuesday, September 21, 2021

Ulama, Kelembutan Hati dan Tangisan Hikmah

Ini tulisan sekedar pemuatan ulang serangkaian kata-kata yang lahir dari seorang ulama Hanabilah, viral dengan Ibnu Qudamah (w. 640 h). Nama lengkap beliau موفق الدين عبد الله بن احمد بن قدامة المقدسي.


Muhammad Khoir Romadlon Yusuf, pentahqik kitab الرقة والبكاء, menuturkan, " قلوب كثيرة تحتاج الى علاج, Hati kebanyakan yang paling membutuhkan pemeriksaan atau pengobatan".

Hati manusia memiliki kecenderungan yang sering berlawanan dengan petunjuk Allah swt dan Sunnah Nabi Muhammad Saw, juga seringkali tergelincir dalam berlebihan dengan urusan dunia.

Adalah sebuah kebutuhan menghadiri dan membiasakan kepada hal-hal yang positif tuntunan Allah Swt. Semisal, terlibat majlis dzikir, khalwat tengah malam, dan forum-forum  kesalehan, dl sb. Hal tersebut untuk mengembalikan kejernihan dan kebersihan hati sebagaimana fitrahnya.

Pada konteks ini, bagi Ibnu Qudamah bahwa,  "merenungkan, merasukkan, merasakan kisah anbiya dan rusul serta orang-orang saleh cara paling utama (efektif) untuk kelembutan hati dan tangisan hikmah seorang manusia.

Ibnu Qudamah berkata,
"فإنني أحببت جمع أخبار أداوي بها قسوة قلبي، وأستجلب بها دموع عيني، فطلبت ذالك في مظانه، فلم أر أجلب له، ولا أجمع لما أردت من أخبار الصالحين، الذين تنزل الرحمة عند أذكارهم، وتحيا القلوب بسماع أخبارهم، وتحصل السعادة باقتفاء آثارهم"
"Maka sungguh, aku telah jatuh hati menghimpun khabar dan informasi guna melembutkan hatiku, dan untuk meneteskan air mataku, maka aku memburu (mencari)nya dalam asum-asumsi (prasangka), maka aku belum pernah menemukan yang lebih menarik (memicu) nya (kepentinganku), dan menghimpun apa yang aku maksud itu,  dibanding kisah-kisah orang-orang saleh, yang mendatangkan rahmat saat mengingat mereka, menghidupkan hati ketika mendengar kabar mereka, dan menghasilkan bahagia saat melacak jejak-jejak mereka"

Nabi bersabda,
"لا يقعد قوم يذكرون الله عز وجل، إلا حفتهم الملائكة، وغشيتهم الرحمة، ونزلت عليهم السكينة، وذكرهم الله فيمن عنده"
(رواه مسلم)
"Tidaklah kaum berkumpul yang bedzikir kepada Allah Swt azza wa jalla, kecuali malaikat mengumpuli mereka (melindungi), menaungi mereka dengan rahmat, menuruni mereka kententraman, dan Allah Swt menyebut-nyebut mereka dihadapan para punggawa-Nya.

Betapa membaca, mengambil inspirasi sekaligus iktibar-teladan kisah-kisah orang saleh sangat membantu bagi kedamaian, ketenangan, ketentraman, kelurusan kita, yang kerapkali ditekan oleh hal-hal berlebihan dari dunia, yang pada dasarnya akibat ulah kita sendiri.

Semoga niat dan orientasi kita dalam petunjuk Allah Swt, sejalan dengan Nabi Muhammad Saw, senafas dengan arahan para ulama-auliya. Aminn..

Sebagian besar isi diambil dari kitab
الرقة والبكاء للإمام  موفق الدين عبد الله بن أحمد بن قدامة المقدسي، تحقيق محمد خير رمضان يوسف، دار القلم دمشق، دار الشامية بيرت، الطبعة الأولى ١٤١٥-1994

Sukses Konfercab NU Kabupaten Madiun tahun 2021
(Ali Makhrus (Aal)

Topik Lain