Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Monday, September 13, 2021

Catatan ICW Tahun 2021, Aparat Desa Paling Korup di Indonesia

Gambar ilustrasi, Fot/ANTARA.
Gemawilis/NASIONAL -
Anggaran dana desa merupakan dana paling rentan dikorupsi pada tahun 2021. Peryataan itu keluar dari Indonesia Corruption Watch (ICW). ICW menyatakan pada semester I 2021, pemerintah desa menjadi lembaga pelaku kasus korupsi terbesar di Indonesia.

Salah satu peneliti ICW Lalola Easter menyataakan tercatat urutan tertinggi pada priode tersebut korupsi dilakukan oleh aparat pemerintah desa yakni 62 kasus korupsi. Kemudian diikuti oleh pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota dengan masing-masing 60 dan 17 kasus.

"Dari sisi sektor, aktor yang paling banyak melakukan tindak korupsi atau yang ditetapkan sebagai tersangka di semester I 2021 adalah aparat desa, "ujar Lalola di acara webinar pemaparan tren penindakan kasus korupsi semester I 2021, seperti dilansir CNN Indonesia. Minggu (12/9/2021).

Karena itu, dengan angka yang enggan turun dari waktu ke waktu itu membuatnya mendesak pemerintah untuk mereformasi birokrasi guna mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.

Menurut Lola, pemerintah harus mengetatkan pengawasan terhadap perangkat desa mengingat anggaran yang dikucurkan untuk desa cukup fantastis yaitu Rp72 triliun pada tahun ini. Apalagi pada semester I 2021 ICW mencatat sudah ada lima kasus penyalahgunaan anggaran penanganan Covid-19.

Kasus tersebut pertama, kasus dugaan korupsi pengadaan 15 ribu masker di provinsi Banten yang merugikan keuangan negara sekitar Rp1,6 miliar. Kedua, kasus dugaan korupsi pengadaan alat darurat di Bandung Barat yang melibatkan AA Umbara, Bupati Bandung Barat.

Ketiga, kasus dugaan pemotongan dana bansos di desa Cipinang, Kabupaten Bogor. Keempat, dugaan pemotongan BLT di Desa Totok, Sumba Barat Daya, NTT, dan kelima, kasus dugaan penyalahgunaan anggaran Covid-19 di Kabupaten Mamberamo Raya yang melibatkan Doranus Dasinapa, Bupati Memberano Raya. (*c/Tim/gw)

Topik Lain