Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Tuesday, September 14, 2021

PTT, GTT dan PKWT Pemkab Madiun Terima Jaminan Keselamatan Bekerja

PTT, GTT dan PKWT Pemkab Madiun terima Jaminan Keselamatan Bekerja.
GEMAWILIS, Madiun -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bersama Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Madiun, menyerahkan Jaminan Kematian kepada guru tidak tetap (GTT) di Kabupaten Madiun yang meninggal karena covid-19 di pendopo Muda Graha, Selasa (14/9/2021).

Hadir dalam kegiatan tesebut Wakil Bupati Madiun, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun dan Pimpinan OPD tetkait serta Perwakilan GTT, PTT dan PKWT lingkup dinas Pendidikan Kabupaten Madiun.

Jaminan kematian diserahkan langsung oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Madiun, Honggy Dwinanda Hariawan kepada Dayang ahli waris atas nama Budi Susilo dan Fendi Kusnanto ahli waris a.n. Aprilia Rahmawati, masing-masing sebesar 42 juta rupiah.

Honggy Dwinanda Hariawan mengatakan, bahwa pada pertengahan Juli lalu, telah dilakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun dengan memasukkan  1829  GTT,  PTT dan PKWT dari 437 SD dan SMP se-Kabupaten Madiun sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Tercatat ada 1829  GTT, PTT dan PKWT. Perlindungannya, dilindungi dengan jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja, yang dianggarkan untuk tahun 2021 ini memang dua program, "kata Hariawan.

Hariawan berharap, pada tahun 2022 nanti bisa diperluas lagi dengan diikutkan dalam program perlindungan jaminan sosial.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Dra. Siti Zubaidah mengatakan, dengan dimasukkannya sejumlah GTT, PTT dan PKWT menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tersebut diharapkan mereka mendapatkan jaminan jika sewaktu-waktu terkena musibah.

“Harapannya GTT dan PTT mendapatkan jaminan terhadap kecelakaan dan kematian, karena GTT dan PTT mempunyai beban kerja dan jarak yang ditempuh juga jauh untuk ke tempat kerja, terlehih lagi suasana pandemi Covid-19, "ungkapnya. (P/Tim/gw)

Topik Lain