Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Thursday, September 2, 2021

Penggeledahan di Ruang Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun Tidak Ditemukan HP

Pihak lapas melakukan penggeledahan terhadap penghuni kamar buntut dari adanya tiga napi yang diduga melakukan penipuan kepada pemilik toko di Madiun lewat modus chat WA hingga puluhan juta.
Gemawilis/MADIUN -
Penggeledahan dilakukan pihak Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun di kamar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Dalam sidak yang diakuan mendadak tersebut petugas menemukan Handphone (HP) ataupun jenis narkotika lainnya.

Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun di, Ardian Nova Christiawan, menyatakan penggeledahan dilakukan sebagai bentuk komitmen pihak lapas dan bentuk disiplin terhadap instruksi dari Kanwil Kemenkumhan Jatim.

"Ini untuk meluruskan asumsi-asumsi bahwasannya di Lapas ada semacam pembiaran adanya handphone. Padahal tidak seperti itu. Ini murni komitmen kita memberantas peredaran hp dan narkoba, "jelasnya usai melakuka penggeledahan, Kamis(02/08/2021) malam. 

Ardian, juga menjelaskan penggeledahan secara tiba-tiba untuk menghindari adanya kebocoran rutin dilakukan setiap pekan.

Sementara, dalam sidak yang dilakukan mendadak itu pihaknya melibatkan 15 personil. Namun demikian, petugas hanya mendapatkan sajam yang terbuat dari sendok, korek api, ada kipas dan pemanas air dari kamar warga binaan.

Selanjutnya, dari temuan tersebut, pihak lapas melakukan evaluasi agar para petugas tetap disiplin patuh pada tata tertib. "Saya berpesan kepada petugas jangan bangga ketika berhasil menemukan barang-barang terlarang ini. Tetapi berbanggalah ketika tidak ada barang terlarang yang bisa masuk kamar WBP, "tegas Ardian.

Ditambahkan Ardian, seminggu sebelumnya, pihak Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun telah melakukan penggeledahan bersama dengan Satuan Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Kanwil Jatim dan Korwil Madiun.

"Kita akan menggali lagi. Tim dari keamanan akan mencari dari mana mereka mendapat ini. Setelah ini kita bikin BA (Berita Acara -red) kita simpan, kemudian pemusnahan kita agendakan, "jelasnya. (Tim/gw)

Topik Lain