Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Friday, September 3, 2021

Dilarang Istri Kembali Bekerja di Jakarta Suami di Ponorogo Nekat Gantung Diri

Polisi melakukan evakuasi jasad korban gantung diri di pohon trembesi (Fot: Ist)
Gemawilis/PONOROGO -
Seorang warga di Kabupaten Ponorogo, memilih pmengakhiri hidupnya dengan cara mengantung diri di pohon trembesi. Jumat (3/9/2021).

Diketahui korban bernama, Saudi (56) warga Desa Nglumpang, Mlarak Ponorogo. Korban nekat gantung diri setelah dilarangan anak dan istrinya agar tidak bekerja kembali ke Jakarta.

Korban kali pertama ditemukan oleh istrinya, Sunarmi (58) sekira pukul 05.00 Wib. Saat itu Sunarmi tidak mendapati suaminya di dalam rumah, kemudian ia berusaha mencarinya keluar rumah.

Saat tengah mencari di sekitar pekarangan rumah alangkah terkejutnya Sunarmi melihat sesosok orang tergantung di atas pohon. Setelah diamati benar saja itu adalah suaminya lalu ia berteriak minta tolong.

Kapolsek Mlarak, AKP Sudaroini. SH, kepada wartawan membenarkan kejadian tersebut bahwa telah terjadi orang meninggal dengan cara gantung diri di pohon trembesi pada Jumat (3/9) sekira pukul 05.30 Wib.

"Menurut informasi dari pihak keluarga, korban ini memang berniat bekerja kembali ke Jakarta. Tapi dilarang oleh anak dan istrinya karena memiliki riwayat penyakit hipertensi, "kata Kapolsek.

Hanya saja Kapolsek tidak merinci secara lengkap apakah aksi nekat korban mengakhiri hidup dengan gantung diri adalah murni karena kecewa di larang bekerja di Jakarta atau sebab lain masih dalam misteri. 

"Setelah dilakukan pemeriksaan pada jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal murni karena gantung diri, "jelas Kapolsek. (*/Tim/gw)

Topik Lain