Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Monday, September 27, 2021

Cari Orang Hilang di Gunung Wilis Tim Rescue Ketemu Manusia Aneh Tertawa dan Jalannya Seperti Terbang

GEMAWIS, Madiun -
Tim Rescue BPBD Kabupaten Madiun yang sengaja naik ke gunung Wilis untuk membantu melakukan pencarian orang hilang pada Minggu (26/9/2021) justru menemui sosok laki-laki aneh yang jalannya cepat seperti melayang menuju ke atas puncak gunung Wilis.

Awalnya, Tim Rescue BPBD Kabupaten Madiun yang berjumlah 3 personel pagi itu sekitar pukul 09.00 WIB, berangkat naik ke gunung Wilis untuk membantu melakukan pencarian saudara Rita (27) yang hilang sudah 9 hari belum diketemukan.

Rita (perempuan 27 tahun dengan kebutuhan khusus) merupakan anak Ibu Sundari, RT 26/09, Dusun Selaji Desa Randualas, Kecamatan Kare yang dikabarkan hilang sejak hari Sabtu (18/9/2021). Diduga Rita hilang di wilayah hutan pegunungan lereng Wilis, hal tersebut berdasarkan informasi dari beberapa warga yang mengabarkan pernah melihat orang dengan ciri seperti Rita berjalan ke arah gunung Wilis.

Sunarno, salah satu Tim Rescue BPBD Kabupaten Madiun menceritakan pagi itu ia bersama 3 rekannya naik keatas gunung Wilis via hutan Grenjeng (Pos II Kandangan) untuk menuju hutan Selayar daerah pegunungan Wilis.

"Niatnya awal membantu mencari orang hilang, Rita itu, kita naik keatas lewat hutan Grenjeng kemudian ke Selayar dan lanjut ke Pulosari kemudian sampai bukit Teletabis, "cerita Sunarno kepada Gemawilis.com pada Minggu (26/9/2021) malam.

Singkat cerita, sebelum bukit Teletabis, rombongan Sunarno yang berjumlah 3 orang bertemu dengan Mantri Hutan yang sedang melakukan kegiatan pembibitan bersama sejumlah orang kemudian mereka ngobrol sambari Istirahat sebentar.

Tak lama kemudian saat mereka bincang-bincang dari arah atas (puncak gunung) turun 3 pendaki dan bercerita bahwa baru saja mereka bertemu dengan orang aneh yang naik membawa motor jenis matic ke atas gunung Wilis namun saat di tanya ngelantur tidak jelas.

"Ada pendaki turun dari atas bilang ada laki-laki bawa motor naik ke atas tapi saat ditanya jawabnya nglantur. Katanya mau ketemu calon istrinya bernama Nisa dan sudah janjian mau ketemu dipuncak Wilis, kan aneh, "lanjut Sunarno.

Merasa ada yang ganjil setelah mendengar cerita serombongan pendaki itu, Sunarno bersama Tim Rescue BPBD dan Mantri Hutan serta serombongan pendaki berinisiatif untuk mencari keberadaan orang aneh tersebut. Mereka pun bergerak menuju ke puncak Wilis.

"Aneh saja, saat itu cuaca ekstrim diketinggian sekitar 1800 mdpl ada yang naik pakai motor matic. Akhirnya kita sepakat naik keatas untuk mencari orang itu. Takut ada apa-apa karena selain medan yang berbahaya juga cuaca memang tidak baik pada siang itu, hujan, "cerita Sunarno.

Bener saja, setelah naik keatas menyusuri jalan setapak rombongan akhirnya berhasil menemukan sebuah motor matic yang diduga milik orang seperti yang telah diceritakan sama pendaki itu dengan posisi bersandar di pohon pinus.

Karena tidak ditemukan pemiliknya, rombongan malanjutkan perjalanan sambil melakukan pencarian hingga ke puncak bukit Teletabis. Dalam penyusuran itu, Sunarno menemukan kunci motor yang diduga kunci sepeda motor matic yang tersendar di pohon pinus tadi. "Kunci saya temukan di jalan setapak arah ke bukit Teletabis dan kami amankan, "imbuhnya.

Tak lama berada di bukit Teletabis Sunarno dan rombongan melihat seorang laki-laki, namun saat mau di tanya ia malah melambai-lambaikan tangan sambil tertawa dan menjauhi rombongan sembari berjalan cepat. Bahkan dari pengakuan Sunarno, orang itu berjalan seperti terbang karena sangking cepatnya.

"Iya, kami dapati orang itu, dan pendaki yang bersama saya juga bilang benar orang itu yang tadi ketemu sebelum mereka turun ke bawah. Tapi saat mau kita dekati, ditanya, malah orangnya dada-dada sambil tertawa dan berjalan cepat naik keatas. Kami kejar, tapi jalannya gak wajar seperti punya saipi angin (ilmu terbang -red). Jalannya cepat banget saya kejar sampai jalan arah masuk puncak 2 tapi dia masuk hutan dengan cepat, "jelas Sunarno sambil keheranan.

Karena cuaca tidak memungkinkan, hujan dan kabut dengan jarak pandang sekitar 5 meter, Tim akhirnya memutuskan untuk turun dan membuka jok sepeda motor matic dengan kunci yang sebelumnya mereka temukan tadi. Setelah jok dapat dibuka rombongan menemukan beberapa identitas didalamnya.

"Benar, itu kunci motor matic itu karena kami bukanya gampang dan tidak ada kesulitan. Kami temukan identitas berupa KTP dan surat-surat yang lainnya atas nama Sugeng Hariadi beralamat di Desa Bancong Kecamatan Wonosari Kabupaten Madiun, "jelas Sunarno.

Selanjutnya atas temuan itu rombongan berinisiatif untuk membawa motor matic yang mereka temukan turun dari gunung Wilis dan diserahkan kepada pihak Polsek Kare untuk dilakukan pengamanan agar lebih mudah jika ada hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

"Untuk sepeda motor kami serahkan ke pihak Polsek, dan kemarin kita juga sudah adakan kordinasi dengan pihak Desa Bancong dan langsung dapat konfirmasi dari pihak desa Bancong bahwa yang bersangkutan menang benar warga Bancong dan merupakan orang dengan kondisi kurang waras, "jelasnya.

Namun yang dikuatirkan Sunarno adalah cuaca saat ini di atas gunung Wilis. Ia mengatakan sekarang cuaca di Wilis sedang ekstrim karena sering hujan dan kabut. Ditakutkan tanpa perbekalan orang aneh itu akan kesulitan bertahan di atas gunung dengan medan dan kondisi saat ini.

"Semoga tidak ada apa-apa dan segera turun, karena cuaca memasuki musim hujan seperti sekarang ini di wilis sering datang hujan juga kabut apalagi dia naik tanpa perbekalan yang semestinya. Nunggu info dan kabar selanjutnya saja, semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak didinginkan, "tutup Sunarno. (Tim/gw)

Topik Lain