Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Tuesday, September 7, 2021

Cara Sederhana Membasmi Jamur Pada Bibit Porang Dengan Deterjen Bubuk

Gambar bibit porang terkena jamur (Fot: Istimewa)
Gemawilis/PERTANIAN -
Mengulas komoditas pertanian satu ini memang masih sangat menarik. Pasalnya tanaman yang dulunya dianggap gulma ini sekarang menjelma manjadi tanaman yang begitu menarik baik bagi para pembisnis maupun para petani di Indonesia.

Konjac, atau porang merupakan tanaman yang tergolong mudah untuk dibudidayakan sehingga masyarakat yang tertarik untuk menanam porang meski tidak memiliki basic petani pun bisa turut terjun ke dunia budidaya porang. Namun demikian ada beberapa yang perlu dipahami terkait budidaya porang agar hasilnya bisa maksimal.

Untuk itu, layaknya tanaman pada umumnya porang juga tak lepas dari yang namanya hama atau penyakit yang bisa menganggu tumbuh kembang tanaman porang itu sendiri. Salah satunya adalah jamur pada bibit porang atau katak (bubil).

Jenis jamur yang satu ini sering menyerang pada bibit tanaman porang, katak bahkan bibit umbi. Jika tidak segera diatasi, maka akan mengganggu proses budidaya porang yang mengakibatkan bibit porang jadi busuk dan tentunya tidak bisa ditanam.

Lalu bagaimana cara mengatasinya jika bibit porang ditumbuhi jamur?

Tips yang kami dapati dari beberapa petani porang yang pernah mengalami hal tersebut ternyata caranya cukup sederhana. Yakni cukup dengan cara pencucian bibit porang dengan deterjen bubuk dan obat jamur atau fungisida (merk apa saja). Berikut cara melakukannya:

1. Siapkan ember atau bak kemudian isi dengan air dan masukan deterjen bubuk aduk hingga keluar busa. Perbandingannya satu genggam deterjen bubuk untuk 5 liter air.

2. Selanjutnya siapkan ember satu lagi untuk diisi dengan air dan obat jamur. Perbandingannya 3 takar obat jamur dengan 5 liter air. Jangan lupa aduk hingga obat jamur menyatu dengan air.

3. Kemudian masukkan bibit porang yang terkena jamur ke dalam ember pertama yang berisi air dengan campuran deterjen tadi. Cuci bibit porang yang terkena jamur secara perlahan dan pastikan jamur larut ke dalam air. Lakukan pencucian dengan lembut supaya tunas pada bibit porang tidak rusak.

4. Usai di cuci dengan air bercampur deterjen kemudian angkat bibit porang dan masukan langsung ke dalam ember kedua yang berisi air dan campuran obat jamur. Jangan dibalas. Masukan dan diamkan kurang lebih sekitar 30 menit.

5. Terakhir, setelah direndam 30 menit angkat bibit porang dan jemur langsung dibawah sinar matahari sampai benar-benar kering. Kemudian setelah kering angkat dan simpan. Baiknya cari tempat untuk penyimpanan bibit porang ditempat yang tidak lembab agar bibit porang tidak  ditumbuhi jamur lagi.

Itulah tips sederhana yang kami dapati dari para petani yang pernah mengalami bibit porangnya ditumbuhi jamur. Semoga bermanfaat (Tim/gw)

Topik Lain