Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Wednesday, August 4, 2021

Tanam Refugia Dapat Mencegah Hama Wereng dan Menjaga Ekosistem Alam

Tanam refugia dapat mencegah hama wereng dan menjaga ekosistem alam (Fot/ilustrasi/,pixabay.
Gemawilis -
Hama merupakan musuh bebuyutan para petani dimanapun berada, hewan perusak segala jenis tanaman memang sangat wajib hukumnya untuk di basmi.

Salah satu hama yang sangat susah untuk diatasi para petani padi ialah hama wereng. Hama wereng salah satu penyebab gagal panen paling susah dikendalikan, jika penangananya tidak tepat.

Dari beberapa jenis hama wereng salah satunya ialah hama wereng batang coklat. Bahkan hama wereng jenis ini telah menjadi bagian dari siklus 10 tahunan yang sukar di basmi.

Namun jika para petani dapat melaksanakan SOP tentang budidaya tanaman sehat ramah lingkungan tentunya dapat mengatasi persoalan tersebut dengan menjaga ekosistem.

Salah satu caranya dengan menanam tanaman refugia (bunga-bungaan) dapat menyediakan tempat tinggal bagi para predator pemangsa hama wereng tersebut. Sehingga jika hama wereng menyerang tanaman, secara otomatis hama wereng dapat diatasi oleh predator yang telah siaga.

Refugia ialah tanaman atau tumbuhan yang sengaja di dibudidayakan si sekitar tanaman utama yang berpotensi sebagai mikrohabitat bagi musuh alami baik predator maupun parasitoid dengan tujuan agar kelestarian musuh alami tercipta dengan baik di sekitar lahan pertanian.

Manfaat lain dari tanaman refugia adalah sebagai sumber pakan dan tempat berlindung atau tempat tinggal sementara sebelum adanya populasi hama di pertanaman. Selain memberikan rumah bagi para predator yang telah menetap di tanaman bunga sekitar sawah sehingga hawa wereng dapat dikalahkan seketika.

Contoh jenis tanaman refugia adalah seperti tanaman palawija, bunga-bungaan seperti bunga matahari, kenikir, bunga kertas, dan termasuk tanaman gulma berdaun lebar.

Selain diatas, ada beberapa tips jitu untuk masalah petani dari serangan hama yang direkomendasikan oleh para ahli di bidang pertanian, sebagai berikut,

1. Penyelarasan proses semai
Saat proses semai benih para petani dianjurkan melangsungkan penyemaian dengan bersama-sama. Kenapa dianjurkan berbarengan. Karena saat mendahului proses semai, secara tidak langsung dapat menyediakan makanan untuk hama pada tanaman berikutnya. Untuk lebih amannya penyemaian kering yang bisa dilakukan dirumah sangat dianjurkan, karena dapat menjauhkan dari hama penggerek batang dan wereng coklat.

2. Telaten mengamati
Di bagian ini diperlukan proses ketelitian dan ketelatenan saat padi masih berusia muda. Tidak hanya sekedar berjalan di pematang sawah, hama beluk, sundep dan santomonas wajib dilihat dan mengidentifikasi serangan hama tersebut, umumnya wereng menyerang bagian bawah batang jika telat diidentifikasi batang padi akan berwarna merah yang artinya serangan wereng tersebut telah dalam kondisi berat. Dan saat pengamatan tadinya telah dilakukan dengan benar dan teliti hama wereng dapat kemungkinan masih dalam ambang batas dapat dikendalikan atau ditolong.

3. Perhatikan Jenis pupuk
Dengan mengurangi penggunaan pupuk yang mengandung nitrogen. Dengan tingginya penggunaan nitrogen yang tinggi dapat mengakibatkan tanaman rentan diserang hama wereng dan bagi tanaman dalam kondisi terserang hama wereng, dapat mengakibatkan tanaman cenderung lebih parah.

4. Mengatur penggunaan pestisida
Pemberian pestisida pada awal tanam  dapat membunuh predator wereng yang akhirnya hama wereng tersebut dapat dengan bebas menyerang tanaman padi. Karena saat tersebut predator alami wereng telah tidak ada, yang akhirnya bergantung pada pemeliharaan petani saja.

5. Menyiapkan musuh alami
Menyiapkan musuh alami hama wereng dengan menanam tanaman refugia di sekitar lahan pertanian. Dengan menggunakan cara sederhana tersebut dapat membuat ekosistem terjaga. Dan dengan ekosistem baik tersebut dapat mengatasi hama wereng tersebut.

Adapun kriteria tanaman yang berpotensi sebagai tanaman refugia antara lain adalah,

1. Tanaman yang ditanam dari biji tanpa pindah tanam.
2. Tanaman harus cepat tumbuh.
3. Tanaman mudah dalam perawatan.
4. Tanaman memiliki nilai ekonomis bagi petani.
5. Tanaman dapat tumbuh dalam budidaya minimum.
6. Tanaman tidak disukai oleh hama utama.
7. Tanaman harus dapat menarik predator, parasitoid dan polinator.

Pada dasarnya serangan wereng batang coklat terjadi karena kondisi alam, umumnya serangan hama wereng masih terpantau di siklus 10 tahunan. Faktor kemarau singkat atau mundur dan juga musim hujan yang lebih cepat datangnya dapat mengundang serangan hama wereng.

Selain itu kurangnya ketelitian dan ketidak tahuan petani yang telah mengetahui akan datangnya serangan hama wereng. Perlunya menanam refugia dapat membantu mengusir serangan hama wereng. (Ds/Tim/gw)

Topik Lain