Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Friday, August 13, 2021

Tak Patuhi Prokes, Warga di Gemarang di Sanksi Hormat Bendera Merah Putih

Petugas gabungan terus melakukan penertiban protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Madiun (Fot: Ist)
Gemawilis/Gemarang -
Operasi Yustisi terus dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Terlebih lagi saat pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Jawa - Bali, termasuk di wilayah Kabupaten Madiun.

Tak hanya di daerah perkotaan saja, penertiban Prokes di wilayah Kabupaten Madiun juga terus dilakukan oleh petugas gabungan hingga ke daerah pinggiran seperti di daerah Desa Batok, Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun, yang dilakukan oleh anggota Kodim 0803/Madiun bersama pihak-pihak terkait, tepatnya di jalan penghubung Madiun-Nganjuk. Kamis (12/8/2021).

Babinsa Desa Batok, Sertu Urip Triyogo mengatakan, Operasi Yustisi dilakukan untuk menertibkan pemakaian masker kepada masyarakat. Jika melanggar, maka akan dijatuhi sanksi.

"Sampai saat ini masih ditemukan beberapa masyarakat yang melanggar prokes dengan tidak menggunakan masker ketika beraktifitas di luar rumah. Untuk itu sanksi ringan pun diberikan dengan melakukan penghormatan kepada Bendera Merah-Putih. Hal ini kami lakukan untuk memberikan efek jera, "katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, Operasi Yutisi akan terus dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 sekaligus guna memberi perlindungan terhadap masyarakat supaya tidak terpapar virus corona.

"Patroli, sosialisasi dan edukasi prokes, akan kami terus lakukan. Kami berharap masyarakat sadar terkait pentingnya prokes di masa pandemi, karena hanya cara itu yang membuat kita terhindar dari Covid-19, "pungkasnya. (Tim/gw)

Topik Lain