Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Saturday, August 14, 2021

Menteri Pertanian Salurkan Bantuan Rp 86 Miliar Untuk Petani Porang di Madiun

Menteri Pertanian saat kunjungi pabrik pengolahan porang di Kabupaten Madiun (Fot: istimewa)
Gemawilis/PERTANIAN -
Nilai ekspor porang pada tahun 2020 mencapai sebesar Rp 923,6 miliar, oleh sebab itu, tak heran jika porang menjadi komoditas unggulan di Indonesia dan masuk dalam program gerakan tiga kali lipat ekspor (Gratieks).

Hal tersebut dikatakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat mengunjungi industri pengolahan porang di PT. Asia Prima Konjac di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Jumat (13/8/2021).

Syahrul, mengunjungi pabrik pengolahan porang di Desa Kuwu Madiun guna mempersiapkan kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meresmikan industri pengolahan porang lanjutan, yaitu beras porang.

"Porang menjadi pilihan Presiden Joko Widodo sebagai komoditas andalan baru di Indonesia, khususnya dalam rangka membuat alur ekspor yang beragam dan lebih optimal ke manca negara, "kata Mentan.

Mentan menambahkan, saat ini Kementerian Pertanian bersama dengan Pemda serta pelaku usaha terus berusaha memperbaiki proses budidaya mulai dari hulu hingga hilir.

Selain itu, untuk menggairahkan petani porang, Kementan juga memberikan bantuan pupuk, bibit, serta pendampingan kepada petani. Selanjutnya, juga menyediakan fasilitas pinjaman modal dengan bunga rendah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Sementara itu, pada saat kunjungannya ke Madiun, Mentan Syahrul menyalurkan bantuan KUR petani porang di Madiun dengan jumlah total mencapai Rp 86 miliar. Terdiri, KUR dari BNI sebesar Rp 36,2 miliar untuk 1.104 petani dan KUR dari BRI sebesar Rp 49,8 miliar untuk 1.436 petani.

Diharapkan dengan bantuan KUR tersebut, petani semakin bergairah untuk terus mengembangkan budidaya porang di wilayah Kabupaten Madiun. Sehingga madiun benar-benar akan menjadi pusat industri porang dan bisa menyuplai kebutuhan pasar dunia dengan bentuk porang olahan.

Tambahan informasi, sesuai data luas tanam porang secara nasional tahun 2020 mencapai sekitar 19.950 hektare dan di 2021 mencapai sekitar 47.461 hektare yang tersebar di 15 provinsi. Ditargetkan maksimal tahun 2024 menjadi 100.000 hektare.

Menteri Pertanian RI saat berkunjun ke pabrik pengolahan porang di Kabupaten Madiun, didampingi oleh Bupati Madiun Ahmad Dawami, Wabup Hari Wuryanto, dan jajaran eselon I di Kementerian Pertanian. (Tim/gw)

Topik Lain