Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Monday, August 9, 2021

Buntut Ledakan Balon Udara Rusak Rumah Warga Polres Ponorogo Tetapkan 14 Tersangka

Polres Ponorogo berhasil mengungkap kasus ledakan balon udara yang jatuh dan merusak rumah dan ruangan sekolah (Fot: Ist)
Gemawilis/PONOROGO -
Polres Ponorogo berhasil mengungkap kasus sekaligus mengamankan para pelaku penerbangan balon udara yang meledak dan merusak sedikitnya 3 rumah milik warga dan satu ruangan sekolah di Desa Sumoroto Kauman, Ponorogo pada Jumat (6/8/2021) lalu.

Kapolres ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan pelaku berjumlah 14 sudah diamankan setelah pihaknya melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

"Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi di lokasi. Akhirnya kita dapatkan 14 orang diduga sebagai pelaku menerbangkan balon disertai petasan sebagai tersangka, "katanya.

Saat ini, jelas Kapolres, 14 tersangka sudah dilakukan penahanan di Mapolres Ponorogo kecuali 2 tersangka yang masih berstatus dibawah umur sehingga tidak dilakukan penahanan.

Tekait motif penerbangan balon udara, Kapolres mengatakan tersangka menerbangkan balon udara hanya bagian dari tradisi. Mereka membuat balon udara dari sisa bahan kala itu yang masih tersisa sehingga tidak ada motif lain.

"Sesuai keterangan dari para tersangka hanya tradisi dan menghabiskan bahan. Soal untuk konten YouTube tidak ada, "ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, pihaknya mendapat informasi dari keluarga para tersangka siap mengganti semua kerusakan yang ditimbulkan akibat dari ledakan balon udara tersebut.

Namun, meski keluarga tersangka siap mengganti kerusakan yang ditimbulkan, Kapolres mengatakan tidak merubah setatus tersangka. "Meski dari keluarga tersangka mengganti semua kerugian tapi tidak merubah status mereka sebagai tersangka, "jelasnya.

Atas perbuatan tersangka menerbangkan balon udara hingga merusak rumah milik warga dan sekolahan itu selanjutnya tersangka akan dijerat dengan UU darurat nomer 1 tahun 1951 dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, pada Jumat (6/8/2021) sekitar pukul 05.45 Wib, sebuah balon udara berukuran jumbo yang dipasangi mercon jatuh dan meledak di pemukiman padat penduduk hingga merusak sedikitnya 3 rumah milik warga dan satu ruangan sekolah di Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Sura ledakan terdengar hingga radius tiga kilo meter. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerusakan yang ditimbulkan cukup parah. Ditaksir kerugian mencapai 40 juta. (Tim/gw)

Topik Lain