Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Monday, August 9, 2021

Ajak Masyarakat Jatim Beli Produk Lokal, Khofifah: Daripada Beli KW Mending Beli Ori Buatan Dalam Negeri

Gubernur Jatim Timur mengajak masyarakat Jatim beli produk umkm untuk bangkitkan perekonomian (Fot: Jatimprov)
Gemawilis/JATIM -
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak para pelaku pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jawa Timur masuk dalam ekosistem digital, menjual produk dengan memanfaatkan teknologi agar bisa merambah pasar yang lebih luas.

Hal tersebut dikatakan Khofifah dalam acara Rangkaian Pembukaan Kegiatan Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI), di Surabaya pada Sabtu (7/8/2021). 

Menurutnya, produk yang dihasilkan UMKM jangan hanya dijual secara tradisional saja, (aktivitas di media sosial). Namun juga harus masuk dalam ekosistem market place. Karena menurutnya hal tersebut sejalan dengan gerakan nasional “Bangga Buatan Indonesia” agar masyarakat semakin mudah memperoleh produk lokal baik secara online dan offline.

“Salah satu cara agar bisa terus survive di tengah Pandemi Covid-19 ini adalah go digital. Dengan transformasi ke digital ini maka pelaku usaha dan pembeli bisa lebih mudah dalam bertransaksi barang atau jasa. Selain itu dengan digitalisasi ini jangkauan pasar juga akan menjadi lebih luas ke berbagai wilayah, "kata Khofifah.

Khofifah mengatakan, dengan semakin banyak pelaku UMKM yang masuk ke pasar digital maka akan semakin banyak pula masyarakat yang membeli produk mereka sehingga bisa meningkatkan omset usahanya sekaligus menopang pemulihan perekonomian nasional.

“Sekarang banyak platform e-commerce, seperti Tokopedia, Bukalapak, JD.ID, Lazada, dan Shopee. Pelaku UMKM bisa memanfaatkan keberadaan e-commerce tersebut agar bisa menjangkau pasar lebih luas lagi. Biaya beriklan digital pun jauh lebih murah. Tinggal siapkan konten dan upload di sosial media, "beber Khofifah.

Namun demikian, Khofifah menyebut bahwa digitalisasi juga harus diimbangi dengan kapasitas produksi dan kualitas yang baik. Oleh karena itu, Pemprov Jatim secara aktif juga melakukan berbagai pelatihan, bimbingan, serta workshop agar produk yang dihasilkan bisa lebih marketable. 

Gubernur Jatim dalam kesempatan itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat terutama sektor swasta dapat benar-benar meresapi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dengan cara meningkatkan konsumsi dan penggunaan produk lokal karya anak bangsa. Khususnya, produk dari UKM Jawa Timur dalam upaya mendukung percepatan pemulihan ekonomi.

“Jatim punya banyak produk lokal yang secara kualitas tidak kalah dengan produk impor. Jadi buat apa beli produk impor, kalau Indonesia sendiri punya banyak produk-produk yang juga oke. Daripada beli KW buatan luar negeri, mending beli yang ori buatan dalam negeri, "ujarnya. (Jatimprov/gw)

Topik Lain