Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Thursday, July 08, 2021

Sidang Ditempat OPS Yustisi PPKM Darurat, 12 Pelanggar Kena Sanksi Hingga Denda

Gemawilis -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bersama jajaran Forkopimda, petugas Gabungan dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, dan BPBD Kabupaten Madiun menggelar Operasi Yustisi. Kamis (8/7/2021).

Kali ini operasi dilaksanakan di daerah Pasar Pagotan Kecamatan Geger dengan menyasar para pengguna jalan. Sebelumnya, selama diberlakukannya PPKM Darurat Jawa Bali (3-20 Juli 2021) Pemkab Madiun sudah melakukan sosialisasi dan edukasi terkait PPKM Darurat selama tiga hari berturut-turut.

Selama dilakukan Operasi (Ops) Yustisi, petugas Gabungan menemukan 12 pelanggar dan satu diantaranya ketika dilakukan rapid test menunjukkan hasil reaktif. Untuk pelanggar yang reaktif tersebut langsung ditangani oleh Puskesmas, sementara pelanggar yang lain mengikuti sidang di lokasi.

Dalam sidang ditempat, selain Hakim, juga terdapat Panitera dan Jaksa sebagai penindak hukum. Sejumlah 6 pelanggar diberi sanksi sosial, seperti menyapu jalan raya dan 6 pelanggar lainnya diberi sanksi administrasi berupa denda yang nantinya akan disetor ke Kas Daerah.

Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan mengatakan operasi yustisi akan berlanjut selama PPKM Darurat berlangsung di seluruh wilayah Kabupaten Madiun.

Ia menambahkan, pemadaman lampu akan dilakukan di beberapa titik yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan petugas dari Polsek serta Koramil akan berpatroli secara rutin. Terkait penyekatan, Jury menyebutkan ada 2 titik, diantaranya di Exit Tol Madiun dan Mlilir.

“Per harinya ada 5-10 kendaraan yang kami minta untuk memutar balik karena tidak memenuhi persyaratan perjalanan. Petugas akan mengecek kartu vaksin, hasil tes swab antigen/PCR, dan menanyakan keperluan pendatang, "jelasnya. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT