Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, July 19, 2021

Selingkar Wilis, Pembangunan Trans Nasional untuk Memacu Geliat Ekonomi

Selingkar Wilis, jalur termbus Kare Madiun - Ngebel Ponorogo terus dilakukan pembangunan (Fot: Ist)
Gemawilis -
Untuk memacu geliat ekonomi nasional khususnya daerah yang ada di sekitaran pegunungan Wilis, pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Jalan trans nasional atau Jalur Selingkar Wilis.

Pantauan Gemawilis.com, pembangunan jalur Selingkar Wilis salah satunya yang sedang dikerjakan saat ini adalah di Kabupaten Madiun, yakni jalur tembus dari Desa Kare Kacamata Kare Kabupaten Madiun Menuju ke Desa Pupus Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo, tepatnya pada koordinat 1110 40`39.814”E 7046`27.907”S. Dengan panjang rute dihitung dari titik kawasan Pabrik Kopi Kandangan Desa Kare sekitar 20 kilo meter.

Pembangunan Jalan Selingkar Wilis sendiri sudah tercantum dalam Perpres 80 tahun 2019 tentang  pemetaan pembangunan ekonomi di propinsi Jawa Timur. Proyeksi Jalur Selingkar Wilis tersebut akan memiliki panjang sekitar 240 kilometer di 6 wilayah yang dilalui mulai dari Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, Nganjuk, dan Kediri atau sering disebut Tunggal Rogo Mandiri.

Dari materi Perpres 80 tahun 2019 disebutkan bahwa proyek jalur kawasan Selingkar Wilis masuk zona 3. Adapun untuk zona 1 untuk pengembangan ekonomi di Jawa Timur berada di daerah Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan) yang sekarang telah menjadi kawasan industri dan perikanan. Sementara untuk zona 2 ada di daerah Bromo-Tengger.

Kawasan Gunung Wilis sendiri selama ini dikenal menyimpan banyak potensi wisata alam di antaranya wisata air terjun yang sebagian telah dikelola dan masih banyak potensi lain yang dapat dikembangkan dikemudian hari.

Dijadikannya selingkar Wilis sebagai kawasan potensial peningkatan ekonomi untuk Jawa Timur bagian barat karena adanya dua exit toll di Kabupaten Madiun, sehingga diharapkan kedepan dapat mempercepat distribusi ekonomi untuk Jawa Timur.

Dengan ditetapkannya selingkar Wilis sebagai zone peningkatan ekonomi akan mengangkat kesejahteraan masyarakat dan menjadikan Kabupaten Madiun sebagai kawasan industri. Bisa industri perkebunan, pertanian ataupun industri manufaktur.

Selain potensi alamnya, daerah di kawasan pegunungan Wilis juga dikenal dengan komoditas pertanian seperti coklat, porang, cengkeh, dan kopi. Dengan demikian,  sektor pertanian akan terjadi peningkatan modal. Utamanya karena adanya tambahan akses bagi pemodal yang berorientasi pada ekonomi rakyat, sehingga bisa bermitra dengan petani dan masyarakat.

Selain itu, dengan ditetapkannya Selingkar Wilis sebagai kawasan strategis dan akan mendapatkan akselerasi atau percepatan pembangunan nasional. Maka kedepan kontribusi di sektor jasa dan perdagangan juga akan meningkat pesat. Karena, akan ada peningkatan perjalanan yang signifikan. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT