Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Wednesday, July 14, 2021

Punden Morang Gathi Desa Morang Sebagai Wisata Religi Mulai Dibangun

Pembangunan punden Nogosari di Desa Morang Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun dimulai dari pendirian gapura punden bagian depan (Fot: Ist)
Gemawilis -
Setelah 2 bulan lalu dilakukan pembersihkan secara gotong royong, kini Punden Nogosari yang terletak di Jalan Raya Morang-Caruban, depan gedung SMPN II Kare, Desa Morang Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, mulai dikerjakan pembangunnya dimulai dari mendirikan Gapura bagian depan Punden.

Seperti pada kegiatan sebelumnya, pendirian gapura punden Nogosari atau Morang Ganti masih di prakarsai oleh Rumah Produksi Oshin Healthy Food Madiun (Catering Services).

Owner Perusahaan Oshin Healthy Food, Oshin, mengatakan, dalam pengembangan situs Morang Ganti pihaknya hadir di awal hanya sebagai motivasi warga masyarakat saja dan karena rasa peduli akan peninggalan leluhur desa setempat.

"Untuk sementara ini pembangunan gapura dana dari kami. Kita punya inisiatif, oleh karena itu kami berniat ingin mendorong masyarakat supaya mau ada semangat untuk mengembangkan punden Morang Gathi sebagai wisata religi, "terang wanita asal Surabaya yang masih mempunyai darah Jepang bernama Michiko Tanimoto itu. Rabu (14/7/2021).

Punden Nagasari sendiri merupakan situs atau aset peradaban dan budaya masyarakat Desa Morang. Dimana dilokasi tersebut ada makam Ki Harjo Binangun, seorang tokoh yang pertama kali membuka Desa Morang atau cikal bakal penduduk Desa Morang.

Selain ada pemakaman Ki Harjo Binangun, Punden Nogosari juga memiliki pemandangan alam berupa pohon purba yang sudah berumur ratusan tahun yang menjulang tinggi menutupi area lokasi. Sehingga suasana sekitar terasa sejuk dan asri, belum lagi di bagian belakang juga terdapat hamparan sawah yang membentang luas.

Sementara itu, Koko Prabu, salah satu tokoh setempat sekaligus penggagas ide tersebut menuturkan jika pihaknya sangat mendukung apabila warga memang akan menjadikan punden Morang Gathi menjadi sebuah destinasi Wisata Religi, apalagi selama ini Desa Morang sendiri belum mempunyai ikon pariwisata.

"Ini karena kecintaan keluarga kami pada budaya. Sayang jika tidak di ramut (di rawat -red). Dari situ kami akhirnya berinisiatif untuk menjadi promotor awal agar nanti teman-teman yang lain ikut terpanggil membantu dalam pengembangannya, "tutur Koko.

Baca Juga: Sejarah Punden Nogosari Morang Gathi Desa Morang

Lehih lanjut, Koko, panggilan akrabnya, berharap kedepan ada promotor yang akan ikut terpanggil untuk membantu dalam pelaksanan pembanguna punden Morang Gathi hingga nanti benar-benar menjadi cagar budaya desa setempat.

"Harapan kami bisa di pagar keliling mungkin dari pemerintahan desa atau donatur dan pihak-pihak yang mau peduli akan situs milik warga desa Morang ini. Agar bisa lebih terjaga, karena orang luar daerah juga sering datang berziarah ke sini, "paparnya. (TJR/Tim/gw)

BERITA TERKAIT