Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Sunday, July 18, 2021

Mengandung Asam Sianida, Kluwak Jadi Kunci Utama Masakan Rawon Jadi Enak

Gemawilis -
Mempunyai citarasa khas makanan dari jawa timur ini, Rawon memang sangat digemari semua kalangan, bahkan para wisatawan luar negri yang telah mencicipi rawon pasti akan bertanya-tanya tentang bumbu rahasia utama makanan satu ini karena keunikan warna yang disajikan.

Karena keunikan warna yang disajikan tersebut, rawon sangat mudah orang mengenalinya dari warna kuah tersebut. Warna coklat kehitaman tersebut didapat dari fermentasi biji buah pohon pucung yang kebanyakan orang menyebutnya kluwek atau kluwak.

Selain bahan dasar pembuatan rawon, kluwak juga dapat diolah menjadi bahan sambal kluwak dan campuran masakan khas betawi gabus pucung serta masakan lainya.

Selain menyajikan warna yang unik kluwak juga menambah citarasa gurih pada masakan serta aroma yang dominan khas penambah nafsu makan. Selain itu kluwak juga dapat digunakan untuk pengawetan bahan makanan salah satunya ikan. Kandungan antimikroba yang terdapat pada kluwak dapat menghambat pembusukan pada ikan. Dan masakan yang mengandung kluwek juga dapat awet hingga 1 hingga 2 hari kedepan.

Di berbagai daerah pohon pucung maupun kluwak mempunyai berbagai sebutan yakni kapecong atau kapencueng dari minangkabau, picung dari bali dan kalimantan, dan pohon kluwak sendiri berasal dari jawa. Dan termasuk dalam keluarga Genus Pangium, Flacourtiaceae, dan satu spesies edule.

Kluwak merupakan fermentasi dari biji tanaman pucung yang termasuk ke dalam famili Flacourtiaceae, Genus pangium, dan spesies edule. Dengan rata-rata tumbuh di dataran antara 300 hingga 1000 mdpl dengan ciri biji kluwak berbentuk segitiga berkulit keras serta berdaging putih saat masih segar dan akan menghitam setelah melalui proses penyimpanan.

Namun hati-hati biji pucung mengandung ginokardin, semacam glikosida yang cenderung mudah melepaskan asam sianida yang memiliki sifat racun. Apabila tanpa sengaja dikonsumsi maupun sekedar terhirup dalam konsentrasi rendah, dapat mengakibatkan pening, sakit kepala, mual dan muntah. Dan jika dikonsumsi pada konsentrasi tinggi antara 50-60 mg, asam sianida tersebut dapat menyebabkan paramedis atau kelumpuhan dan fatalnya bisa mengakibatkan kematian.

Biji pucung agar aman dikonsumsi wajib melalui beberapa tahapan terlebih dahulu seperti pencucian dan perbuatan. Karena diproses tersebutlah kandungan asam sianida dapat dinetralisirkan. Sifat asam sianida yang mudah larut dalam air dan akan menguap dengan suhu diatas 26 derajat celcius.

Jika cara pengolahan yang tepat kluwak memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh yakni untuk menambah imun tubuh dan efektif untuk pertumbuhan gigi dan tulang.

Pada setiap daging kluwak mengandung energi tinggi dengan kadar setiap 100gr daging kluwek berkisar 273kkal. Serta sekitar 30mg setiap 100gr terkandung vitamin C yang lumayan baik dan juga adanya zat besi yang cukup tinggi yakni di angka 2mg per 100gr. Kandungan kedua antara vitamin C dan Zat besi inilah begitu berperan untuk antioksidan tubuh. Dan saat biji picung yang telah menjadi kluwak atau setelah melewati tahap fermentasi, bisa dipastikan kandungan antioksidanya akan bertambah.

Selain itu kluwak juga mengandung zat fosfor yang baik untuk perkembangan tulang dan gigi terutama bagi anak-anak. Pasalnya setiap 100gr nya mengandung 100mg zat fosfor.

Itulah beberapa referensi tentang Kluwek yang mempunyai segudang manfaat baik untuk kesehatan tubuh, meskipun jarang dibudidayakan pohon pucung penghasil kluwak dapat ditemukan di belantara hutan maupun di lereng pegunungan, karena pada dasarnya tumbuhan ini merupakan tanaman liar tak bertuan pada umumnya. (Ds/gw)

BERITA TERKAIT