Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Wednesday, July 14, 2021

Keluarga Wanita Muda Tewas di Kamar Kos Caruban Kaget, Taunya Korban Selama Ini Kerja di Surabaya

Polisi terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya wanita muda di dalam kamar kos Caruban Madiun. (Fot: istimewa)
Gemawilis -
Satreskrim Polres Madiun terus melakukan penyelidikan kasus kematian seorang wanita, Ica Puspita Dwi Anggraini (19) warga Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, yang ditemukan meninggal di sebuah kamar kos wilayah Kecamatan Mejayan.

Diketahui jenazah Ica ditemukan dalam keadaan mulai membusuk pada Senin (12/7/2021) malam, sekitar pukul 21.00 Wib, di dalam kamar kos di Jalan Patimura, Caruban, Kabupaten Madiun.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga Ica meninggal tiga hari sebelum mayatnya ditemukan. "Jasad korban sudah mulai membusuk, perkiraan meninggal tiga hari sebelum ditemukan, "kata Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Ryan Wira Raja Pratama. Selasa (13/7/2021).

Selain menemukan sejumlah barang bukti berupa obat obatan dan ponsel milik korban, polisi juga menemukan KTP milik seorang pria di dalam kamar kos. Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan tim forensik terhadap jenazah korban, diketahui korban meninggal dalam kondisi hamil sekitar 9 bulan.

Sementara itu, dari keterangan pemilik kos, mengatakan korban baru 3 minggu ngekos di tempatnya. Kepada pemilik kos, wanita muda itu mengaku sedang mencari pekerjaan.

“Dari keterangan sementara, korban ini baru tinggal di kos itu baru tiga pekan. Untuk pekerjaannya apa, belum tahu. Saat ini kasus masih ditangani Reskrim, "kata Kapolsek Mejayan, Kompol Sigit Siswadi dikutip dari kompascom. Rabu (14/7/2021).

Selain memeriksa saksi-saksi, saat ini polisi juga telah mengamankan satu unit CCTV dari tempat kos untuk diperiksa sebagai petunjuk terkait tewasnya wanita muda tersebut.

"Untuk penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan dan nanti kita menunggu hasil resmi tim forensik. Namun kita lacak juga, mungkin ada petunjuk dari CCTV, "ujar Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan, dikutip dari detikcom. Rabu (14/7/2021).

Lebih lanjut Jury mengatakan penyelidikan akan terus dilakukan mengingat ditemukan ada dua titik luka memar di bagian atas dan samping kanan kepala korban. "Ada luka dua titik di kepala. Luka memar di bagian kepala atas dan samping kanan, "ungkapnya.

Sementara, dilansir dari Idntimes.com keluarga korban saat mengetahui jasad tersebut adalah Ica, kaget. Minardi, paman korban mengaku pihaknya pertama kali mendapat informasi dari pihak pemerintah desa. Setelah kordinasi dengan keluarga dan melihat jasad wanita muda itu mereka meyakini jika mayat tersebut benar adalah Ica Puspita Dwi Anggraini.

Minardi mengatakan pihaknya heran karena selama ini keluarga mengetahui Ica sedang bekerja di Surabaya sebagai baby sitter. "Kami juga heran kok dia ngekos karena keluarga mengetahuinya dia sedang bekerja di Surabaya, "ujar paman korban. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT