Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Tuesday, July 20, 2021

Imbangi Konsumsi Daging Kurban dengan Makanan Penetral Kolestrol Jahat dalam Tubuh

Ilustrasi gambar/pixabay.
Gemawilis -
Momen Hari Raya Idul Adha telah tiba, penyembelihan hewan kurban seperti kambing, sapi, dan kerbau merupakan bentuk suatu ibadah yang dianjurkan dalam ajaran agama Islam.

Saat hari itu pula para masyarakat yang beragama muslim tentunya banyak mengolah masakan berupa daging, salah satunya daging kambing.

Daging kambing sendiri merupakan jenis daging merah yang kaya akan protein tinggi dan Zat besi yang masih tergolong rendah lemak. Selain itu daging kambing juga mengandung vitamin B, E dan K, kolin, protein, lemak alami, betain, kolesterol, asam amino, dan mineral seperti mangan, zat besi, kalsium, seng, tembaga, fosfor, dan selenium. Serta zat lain yang diperlukan tubuh elektrolit sakah satunya seperti sodium dan potasium, asam lemak omega 3 dan omega 6. Semua ada dalam kandungan daging kambing.

Namun dengan mengkonsumsi daging kambing melebihi porsi yang wajar akan mendatangkan hal negatif pada tubuh. Salah satunya mengakibatkan tekanan darah tinggi dan masalah pada berat badan. Selain itu daging kambing juga tidak ramah bagi penderita penyakit ginjal, jantung, diabetes, dan masalah pada organ pencernaan.

Perlu diingat kandungan lemak jenuh yang terkandung pada daging kambing menambah risiko gangguan pada pembuluh darah dan jantung. Oleh karena itu, membatasi konsumsi daging kambing dengan porsi yang wajar merupakan solusi terbaik selama ini. Dengan berpedoman pada usia, kondisi tubuh, jenis kelamin dan berat badan agar lebih teliti dalam mengkonsumsi daging ini.

Namun dengan ketelitian porsi yang dikonsumsi, lebih baik lagi jika mengkonsumsi daging kambing maupun sapi agar mengimbanginya dengan makanan penetral dampak negatif yang mengancam konsumsi daging tersebut. Adapun makanan penetral tersebut antara lain seperti:

1. Acar buah dan sayur
Kombinasi antara Timun, nanas, bawang merah, dan wortel merupakan penyeimbang yang sepadan untuk ukuran konsumsi daging jangka pendek. Kandungan asam amino belerang pada timun dan bawang merang efektif menurunkan kolesterol jahat dan menaikkan kandungan kolesterol baik.

2. Teh sedih
Konsumsi teh yang tanpa menggunakan gula atau teh tawar juga merupakan penawar ampuh untuk ancaman dari kolestrol jahat. Kandungan katecin pada teh merupakan peran yang diperlukan untuk penetral kolesterol jahat.

3. Jus Jeruk
Efek rasa segar pada jus jeruk sebagai penawar rasa eneg pada perut dan mulut, serta jus jeruk murni tanpa campuran apapun efektif menurunkan kadar kolesterol tubuh akibat konsumsi daging berlebih.

4. Buah Tomat
Buah yang tergolong jenis buah sayur ini memiliki kandungan likopen yang juga efektif menurunkan kolesterol yang tinggi pada tubuh.

5. Kacang Almond
Kandungan lemak tak jenuh pada almond menjadi penawar kolestrol jahat dari jenis kacang-kacangan di jenisnya.

Dari beberapa makanan penyeimbang konsumsi daging pada 2 hingga 3 hari kedepan sangat dianjurkan dengan penyeimbangan konsumsi daging. Karena segala sesuatu yang dikonsumsi secara berlebih, bukan mendatangkan hal positif bagi tubuh melainkan bisa mendatangkan penyakit kedepannya. (Ds/gw)

Rekomendasi