Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Monday, July 26, 2021

Cara Unik Dilakukan Warga Desa Randualas untuk Mengusir Pageblug, Ritual di Perempatan Jalan

Gemawilis -
Seperti halnya di tempat-tempat lain yang berlangsung pada seminggu terakhir ini di daerah lereng Wilis, warga di Dusun Dawung Desa Randualas, Kecamatan Kare Kabupaten Madiun juga melakukan ritual mengusir Pageblug.

Namun ada yang berbeda, warga Dusun Dawung melakukan ritual usir pageblug diawali dengan secara hikmat. Upacara khusus dilakukan warga di sebuah perempatan jalan dusun setempat. Minggu (25/7/2021) malam.

Acara dihadiri oleh tokoh masyarakat, seperti Kepala Desa, Kepala Dusun, Tokoh Agama, Berjangga, dan orang-orang yang dituakan di dusun setempat serta masyarakat Desa Randualas khusunya warga Dusun Dawung. Kegiatan dimulai pukul 23.00 Wib.

Duduk diatas tikar yang sudah dipersiapkan di atas jalan dengan makanan ditengahnya warga mengelilingi dengan bersila rapi sambil melakukan doa bersama yang intinya meminta kepada Allah supaya desa mereka di jauhkan dari wabah pageblug atau virus corona yang belakang semakin santer penularannya.

Dalam ritual itu, setelah selesai berdoa, sesaat Berjangga dan Kepala Dusun nampak menyapu area lokasi tempat selametan (genduri) dengan menggunakan sapu lidi sebagai syarat ritual mengusir pageblug.

Selanjutnya setelah prosesi selametan selesai warga berkeliling kampung dengan membawa oncor (obor dari bambu) yang menyala api sambil membunyikan kentongan dan alat musik seadanya menelusuri jalan-jalan kampung. Tak hanya bapak-bapak, semua warga baik anak-anak hingga ibu-ibu pun terlihat turut ikut dalam arak-arakan tersebut.

Kepala Dusun (Kadus) Dawung, Yadi, saat ditemui di lokasi menjelaskan ide awal digelarnya ritual itu muncul dari masyarakat setempat yang prihatin karena pandemi Covid-19 tak kunjung selesai. Ia menambahkan rencana kegiatan berkeliling kampung akan rutin diadakan setiap malam.

"Ide dari masyarakat terus kita rembukan. Rencana seperti itu, untuk berkeliling kampung akan diadakan setiap malam sambil ronda poskamling, "katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Randualas, Suyadi, menuturkan apa yang dilakukan warga itu merupakan salah satu cara lokal untuk mengusir pageblug dan tradisi warisan dari leluhur saat terjadi wabah menyerang masyarakat.

"Jaman dulu memang seperti itu, istilahnya pageblug. Jadi ritual semacam ini memang warisan nenek moyang. Leluhur kami mengajarkan ini. Dulu, waktu ada pagebluk, leluhur kami mengadakan ritual seperti ini, "tuturnya.

Kades Randualas menambahkan yang penting warga tetap menaati peraturan pemerintah terkait keadaan sekarang dan dengan kepercayaan tradisi adat itu tidak mengurangi rasa kepercayaannya kepada Allah, karena itu yang utama serta tidak menyepelekan adanya virus Covid-19.

Selain di Dusun Dawung, ritual usir pageblug di wilayah Desa Randualas juga ada di daerah Dusun Selaji yang rutin setiap malam diadakan. Sementara, menurut Suyadi untuk penyebaran virus Covid-19 di desa Randualas sendiri saat ini dalam kondisi setabil dan cukup aman.

"Terpenting jaga kesehatan dan selalu berdoa kepada Allah. Untuk warga terpapar virus Covid-19 di desa Randualas tingkatannya masih aman. Ada isolasi mandiri tapi itu belum tentu virus corona dan sudah kami kondisikn, "pungkasnya. (Tjr/gw)

Topik Lain