Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Monday, July 19, 2021

Awas! Kebanyakan Makan Daging Kurban Kesehatan Bisa Terganggu, Begini Alasannya

Gemawilis -
Mengkonsumsi makanan yang mengandung protein hewani sangatlah baik bagi tubuh manusia. Banyak orang mengkonsumsi protein hewani dengan porsi sedang dari olahan daging, entah itu daging sapi, kambing maupun kerbau sebagai bagian dari diet seimbang yang sehat.

Namun kalian juga patut waspada jika mengkonsumsi daging yang tergolong daging merah seperti diatas harus dengan porsi yang wajar. Pasalnya mengkonsumsi daging secara berlebih bukan badan bagus yang didapat melainkan bahaya gangguan kesehatan kedepannya.

Dihimpun dari sumber dunia kesehatan, berikut beberapa kerugian bahkan penyakit yang disebabkan jika mengkonsumsi daging secara berlebih, tidak langsung dapat mendatangkan masalah. Adapun masalah yang ditimbulkan sebagai berikut:

1. Produksi keringat berlebih pada tubuh penyebab utama masalah bau badan.

Daging mempunyai sifat lama dicerna tubuh, memakan daging berlebih menambah sistem kerja organ tubuh bagian dalam menjadi lebih berat. Akibatnya tubuh merasa sangat hangat ketika daging telah mulai masuk ke dalam lambung hingga usus. Disaat itu pula organ luar terutama kulit mengeluarkan cairan keringat secara spontan dan berlebih. Dan saat itu pula bau badan akan terasa sangat tidak sedap jika terus menerus sang pemakan tidak memberhentikan sementara proses makan.

2. Mengkonsumsi secara besar-besaran akan mengakibatkan rasa lelah yang berlebih.

Kandungan Triptofan pada daging sapi dapat mengakibatkan kantuk yang pada akhirnya organ pencernaan akan memperlambat proses pekerjaannya. Dan kemudian lesu mulai datang tak lama rasa letih mulai terasa dan yang terakhir rasa lelah mulai merajai tubuh si pemakan daging berlebih tersebut.

3. Sembelit.

Daging memanglah tidak mengandung serat, banyak kasus menyebutkan jika mengkonsumsi daging berlebih tanpa diimbangi makanan seperti biji-bijkan, sayur dan buah. Dan pada akhirnya perut akan merasa kram pada bagian perut.

4. Dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.

Selain hanya mengandung serat, daging juga sangat rendah kandungan air. Oleh karena itu konsumsi daging sangat dianjurkan dengan di imbangi konsumsi air secara cukup. Ciri-ciri orang yang mengalami dehidrasi yaitu pusing, bengah pada perut, hingga parahnya penderita akan pingsan tak lama kemudian.

5. Faktor utama penghalang usaha penurunan berat badan.

Dibeberapa sumber menyebutkan jika mengkonsumsi daging merupakan langkah tepat untuk mengurangi konsumsi karbohidrat. Dengan mengkonsumsi daging dapat merasakan kenyang yang lumayan lama. Namun perlu digaris bawahi daging disini disebutkan daging pada bagian tanpa lemak. Jika mengkonsumsi pada daging yang berlemak bisa dipastikan diet anda akan mengalami masalah.

6. Memperbesar resiko penyakit kanker tertentu dan penyakit kardiovaskular.

Diberbagai penelitian, beberapa makanan berbahan daging yang diolah dengan bahan pengawet kimiawi atau nitrat, dan dikonsumsi secara berlebih akan mengakibatkan tingginya resiko terkena penyakit kanker tertentu dan penyakit kardiovaskular. Adapun organ dalam yang berisiko yaitu pada usus besar, ginjal dan bagian perut lainya.

8. Peningkatan resiko kebutaan.

Dilansir dari Bustle, mengkonsumsi daging merah secara tak wajar, akan dikaitkan dengan meningkatkan resiko degenerasi makula berkaitan usia, yaitu faktor kebutaan urutan pertama di setiap orang yang telah masuk usia lanjut/lansia di USA. Alasanya yaitu diakibatkan oleh kandungan lemak jenuh pada daging begitu riskan bagi pembuluh darah kecil di bagian mata. Serta ada beberapa bahan kimia/nitrosamin terkandung pada olahan daging juga merupakan faktor penyebab kerusakan pada mata.

9. Melemahnya kekuatan Tulang.

Akibat konsumsi daging berlebih lainya ialah dapat mengurangi kekuatan pada tulang. Karena pada dasarnya tingginya protein daei hasil konsumsi daging bisa menghilangkan kalsium pada urine, dimana kalsium tersebut berperan penting sabagai pembangun kekuatan pada tulang. Salah satu antisipasinya dengan mengkonsumsi sumsum pada tulang hewan tersebut atau bisa juga dengan penyeimbangan dengan makanan yang mengandung kalsium lainya.

Itulah beberapa kerugian hingga bahaya yang ditimbulkan akibat konsumsi daging dengan porsi yang tinggi. Dan perlu digaris bawahi konsumsi daging dengan benar dan diimbangi dengan makanan bergizi lainya akan menciptakan kolaborasi makanan sehat yang penting bagi tubuh. (Ds/gw)

Rekomendasi