Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Sunday, June 20, 2021

PSHT Sub Ranting Bantengan Kirim Paket Sembako untuk Warga Bulurejo yang Jalani Isolasi Mandiri

Bantuan palet sembako  dari PSHT diterima langsung oleh petugas yang berada di lokasi dan langsung dibagikan kepada warga setempat. (fot: Hum)
Gemawilis -
Perguruan Pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Sub Ranting Desa Bantengan, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun bagikan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19 di Desa Bantengan. Minggu (20/6/2021).

Puluhan paket sembako yang berisi beras, gula, mie instan, sayuran dan vitamin dari para Pendekar PSHT tersebut diberikan kepada warga di RT 25 dan 26 Dusun Bulurejo yang saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Bantuan langsung diterima Bhabinkamtibmas Desa Bantengan bersama Tiga Pilar Desa, anggota Paskhas TNI AU, Linmas dan tim relawan Desa Bantengan untuk disalurkan kepada warga yg menjalani isolasi mandiri di Rt 25 dan 26.

Ketua Sub Ranting PSHT Desa Bantengan menuturkan, bhakti sosial yang mereka lakukan sebagai bentuk kepedulian PSHT kepada sesama.

"Tentunya kita semua ikut merasakan dampaknya. Oleh karena itu kita tumbuhkan jiwa kesatria kita sebagai seorang pesilat tentunya kita diajarkan untuk peduli kepada sesama. Sifat tenggang rasa dan solidaritas kita teruji ketika seperti ini, "tutur Ketua Sub Ranting Desa Bantengan.

Sementara itu, sumber dana pada kegiatan bhakti sosial itu berasal dari iuran sukarela anggota PSHT. “Sumber dana pelaksanaan baksos berasal dari sukarela para anggota-anggota PSHT, "terangnya singkat.

Bhabinkamtibmas Polsek Wungu Aipda Joko Warsito mengapresiasi kegiatan tersebut, namun pihaknya juga mengimbau kepada anggota PSHT, agar kegiatan dilakukan dengan tetap menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini tapi jangan lupa tetap sesuai protokol yang berlaku semoga bermanfaat dan barokah menjadi amal ibadah semua, "ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga di Desa Bantengan telah terkonfirmasi positif Covid-19 berdasar hasil tes antigen. Diduga warga terpapar Covid-19 setelah menghadiri acara hajatan pernikahan yang diadakan oleh warga setempat. Pada Senin (14/6/2021) malam Pemkab Madiun mengerahkan kurang lebih sebanyak 26 mobil ambulans untuk mengevakuasi 88 warga di Dusun Bulurejo dan Kedungrejo, setelah sebelumnya dilakukan Rapit Tes masal. Akhirnya warga dengan gejala dibawa ke RS Dolopo sedangkan yang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-maasing. (Hum/gw).

Rekomendasi