Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Saturday, June 5, 2021

Kare Eco Adventure, Wisata Pendakian Pegunungan Wilis yang Bakal Ngehits di Kabupaten Madiun

Base camp Kare Eco Adventure saat ini sedang di didirikan di kaki gunung Wilis, di Dusun Suweru Desa Kare dan saat ini masih dalam roses pengerjaan. (Fot: TJR/gw)
Gemawilis -
Base Camp Wisata Alam Pendakian Puncak Gunung Wilis via Desa Kare, Kacamata Kare, Kabupaten Madiun, sudah ditandai dengan Plang bertuliskan "Base Camp Kare Eco Adventure" diketinggian 850 mdpl (meter dari permukaan laut) yang terletak di kaki gunung Wilis tepatnya di Dusun Suweru RT 31/07, Desa Kare Kacamata Kare, Madiun.

Artinya, tak lama lagi jalur pendakian ke gunung Wilis dengan ketinggian 2.563 mdpl yang selama ini belum tekelola itu akan dibuka secara resmi. Saat ini Pemerintahan Desa Kare tengah mempersiapkan pembangunan base camp tersebut dengan mendirikan Rumah Singgah yang nantinya dijadikan tempat persiapan para wisatawan yang akan melakukan pendakian ke Puncak Gunung Wilis.

"Kamis kemarin sudah kami awali dengan mendirikan Rumah Singgah di Dusun Suweru yang nantinya akan dijadikan tempat persiapan para wisatawan sebelum melakukan aktifitas pendakian ke gunung Wilis, "tutur Kepala Desa Kare H. Sunarno. Sabtu (5/6/2021).

H. Sunarno berharap, dengan dibukanya jalur pendakian ke gunung Wilis via Desa Kare kedepan desa yang dipimpinnya bisa semakin sering dikunjungi wisatawan sehingga dapat menambah PAD (Pendapatan Asli Desa).

"Semoga desa kare bisa menjadi desa wisata dan banyak menarik wisatawan sehingga dapat menambah Pendapatan Asli Desa. Kare punya potensi alam yang sangat luar biasa, kare punya modal alam yang bisa dikembangkan, "katanya.

Selain ada puncak Ngliman 2454 mdpl, dan puncak Liman/Trogari 2552 mdpl, Wisata Alam Pegunungan Wilis via Desa Kare yang saat ini di kelola oleh Kare Eco Adventure ini juga menyediakan Wisata Air (water tubing) di aliran air terjun Kertoembo, Dusun Kandangan.

Sementara itu, Camat Kare, Tarnu Ashidiq, M.Si menilai terobosan yang dilakukan Desa Kare sangat baik. Kedepan Wisata Pendakian Pegunungan Wilis via Kare dan Water Tubing di air terjun Kertoembo bisa menjadi daya tarik wisatawan dari dalam maupun dari luar daerah.

"Destinasi air terjun kertoembo menyuguhkan panorama air terjun yang indah dengan pemandangan yang sangat bagus. Kami sangat optimis kedepan ini akan menjadi primadona masayarakat khususnya bagi para pendaki gunung, "ujar Camat Kare.
Lebih lanjut Tarnu Ashidiq berpesan Kare Eco Adventure sebagai pengelola harus terus meningkatkan pengetahun dalam mengelola dan melayani para pengunjung sehingga dapat menyuguhkan berbagai informasi menarik seputar lokasi wisata di Kare agar pengunjung nyaman dan betah ada di Kare.

Keindahan alam pegunungan di wilayah Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wilis Utara, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds ini memang mempunyai daya tarik dan pesona alam yang kental dengan nuansa budaya keindahan gunung dan hutan.

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Madiun beberapa minggu yang lalu, tepatnya pada Rabu (19/5/2021) juga pernah menjadikan suasana alam di sekitar jalur pendakian menuju puncak Wilis sebagai lokasi melakukan syuting film dokumenter bertemakan Jejak Jalur Pendakian di Kawasan Lereng Gunung Wilis.

Pembuatan video dokumenter yang bakal dipublikasikan ke masyarakat tersebut bertujuan untuk memperkenalkan destinasi wisata jalur pendakian yang berada di Kabupaten Madiun dengan banyak menonjolkan perpaduan antara keindahan alam dengan budaya keindahan hutan.

Sebagai tambahan informasi, Gunung Wilis adalah satu dari sejumlah gunung berapi tidak aktif yang berada di Jawa Timur. Menurut Peta OTF Fist Editions AMS 1 yang diterbitkan pada tahun 1942, pegunungan wilis memiliki 80 gugusan gunung yang tersebar di 6 Kabupaten. Pegunungan wilis juga memiliki sejumlah mata air, yakni sebanyak 38 air terjun dan dinobatkan sebagai gunung air terbesar di Tanah Jawa.

Bahkan ada sebagian masyarakat yang mempercayainya jika gunung Wilis juga diyakini merupakan salah satu gunung suci dari sembilan gunung suci di Pulau Jawa. Cerita tentang kesucian gunung Wilis di abadikan dalam Kitab Tantu Panggelaran yang ditulis pada tahun 1635 M.

Gunung Wilis memiliki luas 1.980 km² dengan puncak ketinggian 2.563 mdpl. Hutan di kawasan wilis selama ini juga menjadi paru-paru bagi 6 Kabupaten yang sering disebut Tunggal Rogo Mandiri (Tulungagung, Nganjuk, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, dan Kediri) yang berfungsi sebagai penyerap karbon dan menyuplai oksigen dan juga sebagai benteng ketahanan ekologi, benteng ketahanan bencana dan benteng ketahanan ekonomi. (TJR/Tim/gw)

Topik Lain