Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Sunday, June 27, 2021

Door! Lima Tersangka Pembobol Toko HP di Mejayan Dibekuk Sat Reskrim Polres Madiun

Posisi berhasil menangkap lima pembobol toko HP Maju Hardware di Madiun. (Fot: Hum)
Gemawilis -
Lima tersangka pembobol Toko HP Maju Hardware, di Jl. Anggrek, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun pada Selasa (22/6) lalu berhasil dibekuk Sat Reskrim Polres Madiun.

Baca Juga: Layaknya Panen Raya Kawanan Pencuri Menjarah Puluhan HP Baru

Perugas melakukan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan di kaki para tersangka karena pada saat penangkapan para tersangka berusaha melarikan diri.

Diketahui, kelima komplotan tersebut merupakan orang luar dari Kabupaten Madiun. Masing-masing berinisial CE (35) warga Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas, AFR (24) warga Kecamatan Bandungan Kota Magelang, TP (29) warga Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung, MNH (27) warga Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, dan AK (32) warga Kabupaten Gresik.

Kapolres Madiun, AKBP Jury Leonard Siahaan, dalam press release di Mapolres Madiun mengatakan, kelima pencuri tesebut dibekuk saat berada di pinggir Jalan Raya Telanjung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Tersangka ditangkap di daerah Gunung Putri, Bogor Jawa Barat. Saat tersangka diamankan ditemukan barang bukti berupa kunci, obeng, dan peralatan yang dipergunakan untuk membobol toko, "jelas Kapolres. Minggu (27/6/2021).

Saat ini, kata Kapolres, untuk tersangka AK ditangani oleh penyidik Sat Reskrim Polres Magelang Kota dengan kasus yang sama. Sedangkan satu tersangka dengan inisial CM masih menjadi buronan atau daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Madiun menjelaskan, CM atau Cak Mus merupakan otak perencana dan penyurvey lokasi dalam kasus pencurian tersebut.

"Semua tersangka adalah residivis. Sudah pernah mendekam di LP. Rata-rata terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan, "ungkap Kapolres.

Awal penangkapan kelima tersangka jelas Kapolres bermula dari ditemukannya barang bukti pencurian dari seorang penadah di wilayah Bogor berinisial CD. Saat ini Polisi terus melakukan pengembangan kasus tersebut karena semua barang bukti pencurian belum didapatkan.

"Dari tangan penadah inilah barang bukti berhasil diamankan, dari penadah CD masih kita kembangkan karena belum semua barang bukti ini kita dapatkan, "tuturnya.

Sementara, barang bukti yang berhasil diamankan oleh polisi saat penangkapan adalah berupa mobil dan peralatan yang digunakan untuk membobol toko, uang tunai Rp 750 ribu dan sejumlah HP berbagai merk.

"Tersangka akan dikenakan Pasal 363 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara, "pungkas Kapolres Madiun. (Tim/gw)

Rekomendasi