Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Friday, June 04, 2021

Diduga Mencari Harta Karun Gali Tanah Selama Tiga Bulan Berujung Tragis

Lubang sumur tempat korban meninggal, diduga sedang mencari harta karun.
Gemawilis -
Katirun (54) tewas menghirup gas beracun dari mesin pompa air yang digunakan untuk menyedot air di Desa Sidorejo Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun, pada Rabu (02/06/2021) petang.

Warga Desa Pondok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo tersebut diduga meregang nyawa setelah terjebak didalam galian tanah berkedalaman sekitar 13-15 meter saat berusaha mencari harta karun.

Sejumlah warga setempat memberi informasi jika aktifitas penggalian tanah dalam rangka berburu harta karun itu sudah dilakukan sekitar tiga bulan lalu.

“Isu yang beredar di lingkungan saya dengar mereka menggali tanah untuk mencari harta karun, "kata seorang warga setempat.

Sebelumnya, korban bersama tiga rekannya diketahui sedang menggali tanah di lahan kosong areal sebuah bangunan tua milik Sumartun Veri Mardani seorang warga Tionghoa yang sudah lama tidak diurus.

Jasad korban berhasil diangkat setelah Tim SAR melengkapi diri dengan tabung oksigen dan alat pendukung lainnya karena diduga di bawah tanah galian terdapat gas beracun yang mengakibatkan korban meninggal.

Sulitnya lubang tanah galian menyebabkan proses evakuasi memakan waktu lama. Setelah jasad berhasil di evakuasi kemudian dibawa ke RSUD dr. Sudono Madiun untuk pemeriksaan medis, terkait penanganan oleh kepolisian.

Kapolsek Dolopo, AKP Muslich Bawani, membenarkan kejadian tersebut. Kapolsek mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara galian tanah tidak seutuhnya mengarah lurus ke dalam tanah, melainkan lubang bercabang ke dua arah.

‘’Galian ke dalam agak berbelok-belok. Paling bawah menjorok ke barat dengan alasan mencari sumber air, "jelas AKP Muslich Bawani.⁣

Saat ini Polisi sedang mendalami dan menyelidiki terkait penyebab pasti meninggalnya pekerja pengali sumur tersebut. (Tim/gw)