Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Wednesday, May 26, 2021

Sempat Redup dan Tenggelam Harga Cengkeh Mulai Kembali Naik

Harga cengkeh diawal musim panen 2021 mulai ada kenaikan harga daripada tahun yang lalu. (Fot: istimewa)
Gemawilis -
Hukum perdagangan hasil bumi maupun perkebunan memang membuat petani bimbang. Pasalnya permainan harga yang jauh dibilang konsisten membuat petani sangat sulit memutuskan ke mana mereka akan fokus menggeluti suatu bidang.

Sempat tenggelam dan turun drastis hingga menyentuh angka 60-90 rb pada musim tahun kemarin (2020), kini harga jual Cengkeh mulai merangkak naik. Bahkan ditahun kemarin saja hampir banyak petani putus asa hingga berpindah haluan di tanaman sebelah karena ketidak pastian harga yang dipatok para pengepul cengkeh.

Namun ditahun ini (2021), sepertinya harga Cengkeh mulai memikat kembali. Update kabar terbaru yang beredar harga cengkeh kering hampir menyentuh 90 - 100 ribu per kg dan harga cengkeh basah di hargai 28-30 ribu per kg.

Harga diatas merupakan harga yang lumayan menguntungkan petani cengkeh karena dengan naiknya harga tersebut memanglah layak dan wajib dikarenakan perawatan yang lumayan rumit terlebih saat pemanenanya.

Hal tersebut dibenarkan petani cengkeh asal Dusun Kepel RT 6/2, Desa Kepel, Kecamatan Kare, Madiun, yang mengaku baru saja membawa cengkeh kering miliknya ke salah satu pengepul di daerah Pasar Gondosuli, Desa Kare, pada hari Rabu (26/5/2021) sore).

"Alhamdulillah tahun ini harga cengkeh mulai naik mas, tahun kemarin nyaris rugi tidak sesuai dengan rumitnya perawatan hingga pemanenanya. Sekarang dihargai 90 - 100 ribu per kilo, "ujar Wito.

Kedepan diharapkan harga cengkeh jangan kembali anjlok turun. Jika harga cengkeh tidak naik setidaknya harga tetap stabil di angka 100 - 130 rb per kg. (Ds/Tim/gw)