Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Sunday, May 09, 2021

Khofifah Kunjungi Pekerja Migran di Madiun, Karantina PMI Dilakukan Secara Ketat

Selain melaksanakan pengecekan fasilitas, Khofifah bersama Forkopimda Jatim juga memberikan santunan terhadap warga masyarakat di sekitar shelter, Sanggar Pramuka Jiwan.
Gemawilis -
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Panngdam V/Brw Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol DR Nico Afinta mengunjungi lokasi karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Madiun guna meninjau penanganan kepulangan buruh migran yang habis masa kontraknya. Sabtu (8/5/2021).

Gedung Sanggar Krida Pramuka Desa Kwangsen, Kecamatan Jiwan, Madiun, memang telah difungsikan menjadi tempat karantina Covid-19 (Shelter) bagi PMI sebelum mereka dipulangkan ke rumah masing-masing.

Serangkaian prosedur pun harus dijalani dilokasi ini sebelum nantinya PMI dipulangkan ke rumahnya masing-masing. Setidaknya mereka harus tinggal di shelter ini untuk beberapa hari dan melakukan tes GeNose.

"Untuk penanganan pekerja migran yang habis kontrak kita lakukan sangat ketat. Setiba di Bandara Juanda langsung kita jemput untuk dilakukan isolasi sekitar tiga hari dan dilakukan swab. Swab PCR ya, bukan swab antigen, " ujar Khofifah.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan, setelah dilakukan pengecekan nantinya para PMI hasilnya negatif, maka akan dilakukan penjemputan petugas dari daerah asal tetapi tidak langsung diantarkan ke rumah. Tetap dilakukan isolasi kembali terlebih dulu di daerah asal selama beberapa hari dan dilanjutkan pemeriksaan lagi.

"Setelah hasilnya nanti negatif dan memang dalam kondisi sehat, baru kita kembalikan kepada pihak keluarga, "ucap orang nomor satu di Pemprov Jatim itu.

Sesuai data, ada sebanyak 140 orang pekerja migran asal Kabupaten Madiun yang dijadwalkan pulang kampung karena telah habis masa kontrak kerjanya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 orang di antaranya telah pulang ke Tanah Air.

Selanjutnya, dari 70 orang pekerja migran yang telah tiba tersebut, sebanyak 63 orang lainnya sudah menjalani isolasi mandiri di rumah masing masing setelah menjalani serangkaian isolasi dan tes kesehatan.

Sementara itu, Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan saat ini yang sedang menjalani karantina di Sanggar Pramuka Kabupaten Madiun ada tujuh PMI.

"Ada tujuh orang pekerja migran yang masih menjalani karantina di Sanggar Pramuka, "ungkap Bupati Madiun, saat mendampingi Gubernur Jatim di Sanggar Pramuka Jiwan.

Selain melaksanakan pengecekan fasilitas Shelter Covid-19 di Kabupaten Madiun, Gubernur Jatim bersama Forkopimda Jatim juga memberikan santunan terhadap warga masyarakat di sekitar shelter yang juga terdampak pandemi covid-19. (Tim/gw)