Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, May 31, 2021

Gelar Baksos, PDKK Temukan Salah Satu Warga Desa Randualas yang Hidup Tanpa Penerangan Lampu

Mbah Sido warga Dusun Panggung, Desa Randualas Kecamatan Kare saat ditemui Tim PDKK. (Fot: istimewa).
Gemawilis - 
Peduli warga kurang mampu PDKK (Peduli Dhuafa Kecamatan Kare) menyantuni warga di beberapa desa yang ada di wilayah Kecamatan Kare, Madiun. Minggu (30/5/2021).

Bhakti Sosial (baksos) kali ini di laksanakan di Desa Morang, Desa Randualas, dan Desa Cermo, dengan memberikan paket sembako dan keperluan lainnya serta ditambah pemberian berupa dana kepada warga kurang mampu.

Ada pun masing-masing, di desa Cermo PDKK memberi santunan kepada warga di Dusun Tugu RT 6, desa Randualas kepada warga di RT 13 dan RT 25, dan di desa Morang di RT 19, 18, 04, dan 08, dengan total 10 warga dhuafa.

Bukan kali ini saja PDKK yang beranggotakan para pemuda Kecamatan Kare tersebut menggelar kegiatan bakti sosial, namun jauh sebelumnya PDKK sudah sering melakukan kegiatan serupa di berbagai tempat yang ada di seputaran wilayah Madiun Timur.

Ketua PDKK, Mbak Win, mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh komunitasnya dalam setiap tiga bulan sekali dengan menyasar kepada warga lansia dan warga kurang mampu atau warga kebutuhan kusus, dengan tempat dan lokasi yang digilir secara bergantian. Sesuai data dari tim survey PDKK.

"Baksos kami laksanakan secara bergantian, semua warga yang dirasa kurang mampu akan kami datangi. Pelaksanaanya berdasarkan masukan dari berbagai pihak dan hasil dari survey tim. Kami survey dulu sebelum mengadakan baksos, jadi harus ada mekanisme pengecekan kepada yang bersangkutan dulu supaya benar-benar tepat sasaran, "jelas Mbak Win.

Sementara itu, dari 10 warga dhuafa yang dibantu oleh PDKK menurut Mbak Win ada satu warga yang kondisinya sangat memprihatinkan di daerah Dusun Panggung RT 25 Desa Randualas, Kecamatan Kare, dengan nama Mbah Sido.

"Iya, ini kami temukan satu warga di dusun Panggung, namanya mbah Sido, keadaanya sangat memprihatinkan dirumahnya gak ada penerangan sama sekali, dia tinggal berdua dengan istrinya namun istrinya ada keterbelakangan mental, "kata Ketua PDKK tersebut. (Tim/gw)