Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Wednesday, April 21, 2021

Polres Madiun Kukuhkan Dai Kamtibmas untuk Melawan Radikalisme dengan Ceramah yang Sejuk

Kapolres Madiun AKBP Bagoes Wibisono bersama para tokoh agama saat pengukuhan Dai Kamtibmas Polres Madiun 2021 (fot: Hum).
Gemawilis -
Polres Madiun menggandeng para para tokoh agama di Kabupaten Madiun guna membantu Kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan lewat ceramah-ceramah yang menumbuhkan persatuan, sehingga dapat menjadi suri teladan di tengah kehidupan masyarakat.

Dengan itu, Kapolres Madiun, AKBP Bagoes Wibisono hari ini Selasa (20/4/2021) bertempat di gedung Bhayangkara Polres Madiun, telah mengukuhkan sejumlah tokoh agama untuk  menjadi Dai Kamtibmas Tahun 2021 Polres Madiun.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya, Kepala Kemenag Kabupaten Madiun Drs. Ahmad Sauri, Ketua MUI Kabupaten Madiun Dr. KH Rodli Ma’mun, Ketua FKUB, KH. Mukharomain Ihasan, Ketua PCNU Kabupaten Madiun KH. Ahmad Mizan Basyari, Ketua Muhammadiyah Kabupaten Madiun KH. Imam Nawawi dan Ketua Dai Kamtibmas Polres Madiun KH. Nur Kholis.

Kapolres menuturkan Pengukuhan Dai Kamtibmas merupakan tindak lanjut perintah Kapolri untuk membangun pendekatan yang lebih humanis, membangun komunikasi dengan umat dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga dapat menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas ketengah masyarakat dengan sejuk.

“Dengan Dai Kamtibmas kami berharap dapat membantu tugas Polri dalam mensosialisasikan Prokes untuk memutus rantai Covid-19 kepada umat dan mendorong Kamtibmas beradab ,bermartabat, dan berbudaya, "kata AKBP Bagoes Wibisono.

Lebih lanjut Kapolres berharap, dengan dikukuhkannya Dai Kamtibmas tersebut mampu kedepan para Dai membantu Kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan lewat ceramah-ceramah yang sejuk sehingga dapat menumbuhkan persatuan di masyarakat.

Sementara itu, Ketua Dai Kamtibmas Polres Madiun KH. Nur Kholis, dalam sambutannya menuturkan, dengan adanya satu kesatuan Dai Kamtibmas maka akan semakin lengkap untuk mewujudkan amar ma'ruf nahi munkar, karena ada sinergitas antara kepolisian dengan tokoh agama.

“Para kyai di wilayah Kabupaten Madiun akan berkolaborasi dengan kepolisian untuk melawan radikalisme dan memberikan dukungan kepada kepolisian untuk  hadir ditengah-tengah masyarakat sehingga dapat memberikan pelayanan, pelindung dan pengayoman terhadap masyarakat,” tuturnya. (Hum/gw)