Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Tuesday, April 06, 2021

Pelantikan IPNU/IPPNU Kecamatan Gemarang, Milenial NU Pelopor dan Garda Teladan Tanah Air

Sejumlah pengurus PAC IPPNU Kecamatan Gemarang saat mengikuti pelantikan pada Minggu 4 April 2021 (fot: Bin).
Gemawilis -
Mars Syubbanul Wathon yang di dalamnya terdapat lirik Hubbul Wathon Minal Iman berkumandang di salah satu ruangan Madrasah Diniyah Asy Syarifiyah Desa Sebayi Kecamatan Gemarang Madiun.

Lantunan Mars Syubbanul tersebut menandai dilantiknya sejumlah anggota ikatan pelajar NU, Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Gemarang. Minggu (4/4/2021).

Acara pelantikan dihadiri oleh sejumlah pengurus PAC IPNU dan IPPNU setempat, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gemarang, Syuriah, Danramil, Kapolsek, Fatayat NU, Muslimat NU, dan Pimpinan Cabang (PC) IPNU dan IPPNU Kabupaten Madiun.

Dalam sambutannya, Ketua MWCNU Kecamatan Gemarang, Darul Muchtar, menyampaikan bahwa IPNU dan IPPNU bukanlah tujuan akhir dari perjuangan, tetapi merupakan awal perjuangan.

"Jadi jangan dikira kalau IPNU dan IPPNU ini sebuah tujuan akhir, bukan. Ini baru awal, "katanya.
Pengurus PAC IPNU Kecamatan Gemarang saat dilantik.
Lebih lanjut Darul Muchtar memaparkan memperjuangkan negara itu hal utama didalam NU. Karena keamanan negara menjadi salah satu syarat utama agar bisa memperjuangkan agama.

"Kalau negara ini tidak aman, jangan harap kita bisa memperjuangkan agama. Dulu, para muasis NU kita ketika melahirkan negara Indonesia tidak ingin Indonesia dilahirkan menjadi negara Islam. Akan tetapi dilahirkan menjadi negara yang damai yaitu negara Kesatuan Republik Indonesia, "jelasnya.

Ketua MWCNU itu berharap, IPNU dan IPPNU yang merupakan pemuda milenialnya NU kedepan mampu menjadi pelopor dan garda terdepan untuk memberikan teladan dalam berjuang untuk mempertahankan tanah air.

"Jiwa nasionalis dari para masyayikh, mari kita jadikan contoh dan kita teladani untuk dapat kita aplikasikan dalam perjuangan kita dalam wadah IPNU dan IPPNU untuk mempertahankan dan memperjuangkan tanah air, "pesannya. (Tim/gw)