Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Friday, April 16, 2021

Forkopimda Kabupaten Madiun Cek Logistik Dapur Umum Korban Banjir dan Bagikan Nasi Bungkus

Kapolres Madiun AKBP Bagoes Wibisono menyerahkan nasi bungkus kepada warga bersama Bupati Madiun Ahmad Dawami dan Dandim 0803/Madiun Letkol Inf Edwin Charles di dapur umum (fot: Humres).
Gemawilis - 
Forkopimda Kabupaten Madiun dipimpin Bupati Madiun Ahmad Dawami, Dandim 0803 Madiun Letkol Inf Edwin Charles, dan Kapolres Madiun AKBP Bagoes Wibisono meninjau langsung dapur umum korban banjir.
Kamis (15/4/2021) malam.

Kedatangan jajaran Forkopimda ke dapur umum yang berada di Kecamatan Balerejo Madiun itu untuk memastikan kondisi logistik untuk korban banjir di Madiun aman dan cukup.

“Kedatangan kami ke posko dapur umum untuk meninjau kesiapan, dengan harapan bantuan logistik untuk masyarakat tercukupi dan tersalurkan dengan baik, "jelas Kapolres Madiun.

Selain melakukan pengecekan logistik, para pejabat penting di Kabupaten Madiun itu juga membagikan nasi bungkus kepada warga, tak lupa warga juga diingatkan untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan.

Lebih lanjut AKBP Bgaoes Wibisono mengatakan bahwa Polres Madiun akan terus memantau kondisi air sungai yang ada. Hal itu dilakukan sebagai deteksi dini jika permukaan air sungai naik.

“Sudah dipastikan, korban banjir baik yang telah mengungsi maupun yang tidak mengungsi, sangat membutuhkan makan dan minum, itulah sebenarnya tujuan didirikan dapur umum, "ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, bencana banjir dan tanggul jebol kembali terjadi di Kabupaten Madiun setelah hujan deras turun pada Rabu (14/4/2021) sore hingga malam. Akibatkan, lahan dan permukiman warga tergenang air.

Bupati Madiun Ahmad Dawami saat mengecek lokasi kejadian di dam sungai Muneng Desa Kedungbanteng Kecamatan Pilangkenceng pada Kamis (15/4/2021) mengatakan, pihaknya telah mengerahkan seluruh personel untuk segera melakukan penanganan.

"Penanganan sudah dilakukan mulai dari malam sampai sekarang. Alat berat pun juga sudah kita turunkan. Hujan merata hampir di seluruh wilayah Madiun, sehingga derasnya air dari atas ke bawah cukup kuat, "jelasnya.

Sementara kordinasi juga sudah dilakukan dengan pihak Perhutani terkait banjir tersebut. Menurutnya, jika diperlukan perbaikan di kawasan hutan, tentu akan dilakukan. Selain itu, dirinya akan menghimbau warga untuk tetap waspada dan merawat lingkungan sekitar. "Kita harus belajar dari kejadian yang tidak diinginkan seperti ini, "ungkap Bupati Madiun. (Tim/gw)