Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Tuesday, March 2, 2021

Kereta Listrik Yogya-Solo yang Diresmikan Jokowi, Apa Kelebihannya

Presiden Joko Widodo mencoba KRL saat
peresmikan kereta listrik Yokyakarta-Solo (fot: istimewa)
Gemawilis/Opini - 
Akhirnya Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). KRL pertama di luar Jabodetabek dan Provinsi Banten itu diresmikan pada Senin, 1 Maret 2021 di Stasiun Tugu Yogyakarta. 

Keberadaan KRL Yogyakarta-Solo itu menggantikan KA Prameks yang sudah beroperasi selama 27 tahun melayani warga Yogya, Solo dan sekitarnya.

Kelebihan KRL dibanding KA Prameks, diantaranya adalah ramah lingkungan, serta waktu tempuhnya yang lebih cepat sekitar 10 menit dengan 11 layanan stasiun dibanding KA Prameks yang hanya melayani 7 stasiun saja.

Sedangkan untuk tarifnya pun sama dengan KA Prameks, yakni Rp 8.000, masih cukup terjangkau oleh masyarakat.

KRL Yogya-Solo saat ini dilayani oleh 3 Trainset (TS) dengan 4 Stam Formasi (SF) KRL KfW atau biasa disebut dengan KRL seri i9000, dan 1 TS KRL dengan 8 SF seri JR 205.

Menariknya, di badan KRL ini baik eksterior dan interior telah ditambahkan motif batik Parang Barong dengan dominan warna merah, yang menggambarkan kearifan lokal Yogya dan Solo sebagai sentra batik.

Dengan diresmikannya pengoperasian KRL Yogyakarta-Solo, kedepan diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas masyarakat Yogyakarta, Solo dan sekitarnya, serta mendorong pengembangan serta pemulihan ekonomi.

Mungkinkah nantinya akan diperpanjang pengoperasiannya hingga ke daerah lain, Ngawi, Magetan, Madiun misalnya, kita tunggu saja. Karena di negara maju, Eropa misalnya, Kereta Listrik sudah umum di gunakan untuk alat transportasi di negaranya, sebab dinilai lebih praktis, mudah, dan hemat waktu serta biaya.

Bahkan dengan keberadaan kereta listrik itu tadi, warga di luar negeri (negara maju) sudah tidak melirik lagi dengan alat transportasi pribadi (mobil pribadi), seperti yang marak digunakan di negara Asia pada umumnya saat ini.

Manfaat selain mudah, nyaman, dan cepat, tentu jika dikembangkan hingga ke daerah lain, keberadaan kereta listrik itu bukan tidak mungkin akan menjadi alat transportasi yang ideal bagi warga Indonesia khususnya di pulau jawa. Dengan begitu, lalu lalang mobil pribadi bisa semakin sedikit di jalan raya sehingga kemacetan dan polusi udara juga akan semakin berkurang. (Ten2/gw)

**sumber: berbagai sumber

Rekomendasi