Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, March 08, 2021

Keren, Varietas Padi Baru Ponorogo Satu Hektar Mampu Produksi 16 Ton

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat
meninjau padi varietas unggul di Ponorogo (fot: istimewa)
Gemawilis/Pertanian -
Varietas padi baru Ponorogo diklaim mampu mampu menghasilkan produksi 16 ton setiap hektarnya. Padi baru varietas unggul tersebut diberi nama Kreasi Insan Petani atau KIP yang pada Kamis (4/3/2021) lalu sempat ditinjau oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Saat mengunjungi sawah tempat penanaman padi KIP, di Desa Semanding Kauman bersama Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Gubernur Jatim mengatakan jika padi KIP unggul tersebut tidak lama lagi akan panen kali kelima dalam satu setengah tahun terakhir.

"Mudah-mudahan nanti padi ini penanamannya dapat diperluas seluruh Jawa Timur sehingga produksi pertanian di Jatim bisa semakin meningkat, "ungkap Khofifah.

Gubernur Jatim menyebut, jika di daerah lain padi varietas unggul jenis berbeda hanya mampu menghasilkan 14 ton untuk setiap hektarnya, maka padi KIP tersebut mampu dipanen menghasilkan 16 ton per hektare.

Keunggulan lain yang dimiliki padi KIP adalah dalam segi penggunaan pupuk. Pupuk yang digunakan majemuk, bukan pupuk tunggal, maka semakin organik pupuk yang digunakan maka akan semakin baik dan sehat. Disamping itu, padi KIP itu juga diklaim hanya membutuhkan lebih sedikit penggunaan pupuk.

Sementara itu, Sugiri mengatakan jika padi KIP itu tercipta buah dari hasil kerja sama dengan Universitas Brawijaya (Unibra). Ia menambahkan jika padi varian baru itu hanya membutuhkan 500 kilogram pupuk pada setiap perhektarnya. Sedangkan varietas lain butuh pupuk 700 kilogram dalam setiap hektare.

"Kebutuhan pupuk dalam satu hektarnya hanya 500 kilogram. Jadi jika biaya perawatan bisa ditekan dan produksinya bisa meningkat maka otomatis para petani akan semakin sejahtera, "papar Sugiri.

Di Ponorogo, menurut Sugiri luasan lahan sawah saat ini mencapai 34.000 hektare dengan kebutuhan padi setiap musim tanamnya sebanyak 870 ton. Sehingga dengan hadirnya padi KIP diharapkan produktivitas padi di Ponorogo bisa semakin meningkat dan bisa menjadi lumbung padi di Jawa Timur.

"Setiap batangnya padi varietas unggul KIP ini mampu menghasilkan 600 hingga 700 butir padi. Kita sangat optimis, dan semoga dengan adanya padi KIP ini dapat segera menjawab kegelisahan masyarakat akan kebutuhan beras secara nasional, "pungkas Bupati Ponorogo. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT