Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Friday, March 12, 2021

Jelang Parluh PSHT, Petugas Gabungan Lakukan Penyekatan di Sejumlah Titik Pintu Perbatasan Madiun

Petugas gabungan lakukan pemeriksaan kepada
pengendara roda dua dan roda empat secara ketat (fot: hum)
Gemawilis/Berita - 
Penyekatan dilakukan Petugas Gabungan di sejumlah pintu masuk perbatasan Kabupaten Madiun j
elang pelaksanaan Parapatan Luhur (Parluh) Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Pusat Madiun pada 12-13 Maret di Kota Madiun.

Penjagaan dilakukan di beberapa pos guna mengantisipasi kedatangan warga PSHT yang akan memasuki Kota Madiun yang dikhawatirkan dapat berdampak timbulnya kerumunan karena saat ini Kota/Kabupaten Madiun tengah memberlakukan PPKM Skala Mikro Jilid III.

Dari pantauan media, petugas gabungan melakukan penjagaan dengan ketat di beberapa pos pintu masuk Kabupaten Madiun sejak Kamis (11/3) yang melibatkan jajaran Polres Madiun bersama Pemkab Madiun, Kodim 0803 Madiun, Polisi Militer dan unsur terkait lainnya.

Terpantau, penjagaan dilakukan diantaranya di perbatasan Nganjuk-Madiun yang di lakukan oleh jajaran Polsek Balerejo dan Polsek Gemarang, perbatasan Madiun-Nganjuk yang berdekatan dengan Desa Durenan Kecamatan Gemarang dengan Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk.

Sejauh ini menurut Wakapolsek Balerejo IPTU Slamet Riadi, yang melakukan penyekatan di perbatasan Madiun-Nganjuk belum ditemukan warga PSHT yang memasuki Madiun. "Aman terkendali sejauh ini masih nihil. Semoga semua berjalan lancar, "ungkapnya. Jumat (12/03/2021)

Selain itu, penjagaan ketat juga terlihat di perbatasan Desa Muneng Kecamatan Pilangkenceng dengan Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi yang dilakukan oleh jajaran Polsek Pilangkenceng. Jalan Raya Dumpil Kecamatan Ngelames, perbatasan Madiun-Ponorogo di daerah Pasar Mlilir Kecamatan Dolopo, dan sejumlah titik lainnya.

Dari keterangan Kapolres Madiun AKBP Bagoes Wibisono pada saat Apel Kesiagaan Pasukan pada Kamis (11/2), kegiatan PAM Prokes pengamanan melibatkan sebanyak 1.200 personel dari berbagai unsur dengan jumlah posko 13 titik.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen dan keseriusan TNI-Polri selaku Satgas Covid-19 bersama Pemerintahan Kota/Kabupaten Madiun dalam menjaga kondusifitas wilayah dan pendisiplinan Protokol Kesehatan ditengah pemberlakukan PPKM Mikro. (Tim/gw)