Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Saturday, March 13, 2021

Jatim Ekspor Produk Pertanian dan Cicak Kering ke 12 Negara Senilai Rp 140,03 Miliar

(fot/page: Khofifah Indar Parawansa).
Gemawilis/Berita - 
Provisi Jawa Timur melalukan ekspor sejumlah produk pertanian ke 12 negara
dengan total senilai Rp 140,03 miliar. Pelepasan ekspor dilakukan di Teluk Lamong dengan total volume 5,4 ribu ton dan 757 batang.

Sejumlah produk pertanian diantaranya berupa biji kopi, kakao bubuk, kakao butter, cengkeh, sarang burung walet, pakan ternak, premix, kelapa, lipan kering, dan cicak kering.

Pelepasan ekspor dihadiri oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Pada Jumat (12/3/2021).

Menteri Pertanian, mengatakan Badan Karantina Pertanian Kementan telah memberikan sertifikasi ekspor kepada 81,3 ribu ton komoditas pertanian hingga mencapai Rp. 1,264 triliun. Kontribusi terbesar berasal dari sub sektor perkebunan sebesar 78,9 persen.

Syahrul menambahkan, pelepasan ekspor yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur itu menurutnya cukup besar. Pihaknya bertiga dari pertanian, perdagangan, maupun BUMN siap untuk terus mendukung apa yang dilakukan oleh Provinsi Jatim tersebut.

Hal terebut menurut Menteri Pertanian, sudah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, untuk sinergi lintas kementerian harus ditingkatkan guna mendukung percepatan dan pemulihan ekonomi nasional, di tengah tantangan pandemi covid-19.

"Kita penghasil, penjual , pengekspor kopi salah satu yang terbaik di dunia. Kita juga ingin menjual barang barang prospektif Indonesia seperti sarang walet untuk memastikan ekspor menjadi salah devisa negara, "kata Mentri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, seperti dilansir dari CNN Indonesia. (Tim/gw)