Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Tuesday, March 9, 2021

Ijin Kegiatan Hajatan dan Sosial Budaya Terkait PPKM Mikro di Kabupaten Madiun Masih Digodok

Ijin kegiatan hajatan dan sosial budaya di
Kabupaten Madiun masih dirundingkan (fot: istimewa).
Gemawilis/Berita -
Sesuai 
Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), PPKM Skala Mikro di Kabupaten Madiun kemungkinan akan kembali diperpanjang hingga 22 Maret 2021. Kendati nantinya ada sejumlah kelonggaran pada penerapannya, namun sampai sat ini rupanya Pemerintah Kabupaten Madiun masih belum memberikan izin kepada warga terkait kegiatan sosial dan budaya.

Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan, saat ini terkait ijin kegiatan sosial budaya, dan hajatan masih digodok. "Di daerah lain sudah boleh mulai hajatan, di Kabupaten Madiun untuk hajatan masih digodok di sekda, "kata Bupati usai mengikuti Rapat Evaluasi PPKM Mikro yang diselenggarakan oleh Pemprov Jatim secara virtual dari Pendopo Muda Graha Madiun. Selasa (9/3/2021).⁣

"Kita punya kasus aktif dan angka fatality ratio yang berbeda dengan kabupaten lain. Untuk hajatan atau kegiatan sosial budaya masih dirundingkan secara matang. Tapi menurut instruksi Mendagri tidak diperbolehkan begitupun kegiatan pendidikan masih dilakukan secara daring, "jelas Kaji Mbing, sapaan akrab Bupati Madiun.

Adapun petunjuk Kementerian Dalam Negeri yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 5 Tahun 2021 adalah, masa PPKM mikro diperpanjang hingga tanggal 22 Maret. Untuk wilayah Provinsi Jatim yang diprioritaskan mengikuti PPKM mikro jilid lll adalah wilayah Surabaya Raya, Madiun Raya dan Malang Raya.⁣

Sementara dari hasil evaluasi PPKM Mikro Jilid II di Kabupaten Madiun dilaporkan angka kesembuhan mencapai 87,5 persen. Kasus aktif 5,7 persen yaitu 207 orang, 90 orang dirawat di rumah sakit dan sisanya isolasi mandiri. Sementara dari 4769 RT yang zona hijau atau sebesar 98,4 persen dan zona kuning 1,66 persen. Dari 206 desa kelurahan, sejumlah 155 desa/kelurahan zona hijau dan 51 desa/kelurahan zona kuning. Rata-rata di setiap desa zona kuning tidak lebih dari 3 orang positif, paling banyak 4 orang dalam satu desa. (Tim/gw)

Topik Lain