Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Tuesday, March 09, 2021

Dana Desa di Era Pandemi, Menteri Desa: DD Bisa Digunakan Untuk Apa Saja

Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar (Fot: Kemendes)
Gemawilis/Berita - 
Dalam acara Webinar bertema "Dana Desa di Era Pandemi" yang diadakan oleh Tribun Network pada Senin (8/3/2021) secara virtual,
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan semaksimal mungkin Dana Desa (DD) bisa dirasakan oleh masyarakat desa.

Hal tersebut menurut Menteri Desa (Mendes) sesuai apa yang diarahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam acara virtual itu, Mendes menjelaskan awal dirinya saat dipanggil oleh Presiden Jokowi sebelum penugasan sebagai Mendes PDTT. Jokowi menitip pesan agar Dan Desa semaksimal mungkin dirasakan oleh masyarakat desa.

Pada waktu itu menurutnya, Jokowi berpesan agar DD dapat digunakan untuk dua hal yaitu pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Oleh sebab itu Mendes menjadikan dua hal tesebut sebagai acuan utama untuk mewujudkan visi misi Presiden yaitu membangun Indonesia dari Pinggiran atau Desa.

Selain itu, dua point tersebut kata Mendes ternyata juga memudahkan pihaknya untuk menjelaskan soal DD kepada warga. Jika ditanya soal DD diperuntukan untuk apa maka Mendes lugas menjawab Dana Desa itu bisa digunakan untuk apa saja selama berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatakan SDM.

"Dana Desa bisa digunakan untuk apa saja, kecuali yang dilarang jadi simpel. Hanya ingin membangun cara berpikir yang mudah bagi Kepala Desa, "kata Gus Menteri, sapaan akrab Menteri Desa.

Sejurus dengan itu, kemudian Kemendes PDTT membuat rumusan sesuai arah kebijakan pembangunan desa dalam konsep yang disebut SDGs Desa. SDGs Desa berturut-turut mencakup tujuan Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Tanpa Kelaparan, Desa Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Desa Berkualitas, Keterlibatan Perempuan Desa, Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi.

Sementara tujuan berikutnya adalah Desa Berenergi Bersih dan Terbarukan, Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata, Infrastruktur dan Inovasi Desa sesuai Kebutuhan, Desa Tanpa Kesenjangan, Kawasan Permukiman Desa Aman dan Nyaman, Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan. Berikutnya tujuan Desa Tanggap Perubahan Iklim, Desa Peduli Lingkungan Laut, dan Desa Peduli Lingkungan Darat.

Menurut Gus Menteri rumusan konsep SDGs Desa tersebut untuk menjawab keinginan Presiden. "Ini menjawab keinginan Presiden untuk membangun daerah dari desa, "ungkapnya.

Menteri Desa bahkan menegaskan jika perencanaan pembangunan desa haruslah berbasis dengan masalah, bukannya berdasarkan keinginan. Pasalnya jika berbasis masalah, haruslah diikuti dengan data yang detail hingga ke tingkat mikro seperti soal kemiskinan, kesejahteraan dan kesehatan. "Saya selalu katakan tiga hal sukses untuk membangun desa yaitu data, data dan data," tekan Gus Menteri. (Tim/gw)

**Artikel dan Berita ini diolah dari lanam resmi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT).