Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Thursday, March 11, 2021

Asper Wilis Utara: Pahala Tak Terputus Menanam Pohon Adalah Amal Jariyah

Asper BKPH Wilis Utara Puguh Yudi Prasetyawan.
Gemawilis/Berita - 
Asisten Perhutani (asper) BKPH Wilis Utara,
Puguh Yudhi Prasetyawan mengatakan menanam pohon merupakan salah satu Amal Jariyah. Hal tersebut ia katakan saat membuka apel di acara "Menanam Bersama" yang digelar bersama TNI-Polri, Forkopimcam, LMDH, Pemdes Ngranget dan warga masyarakat Dusun Nganggrik, Kecamatan Dagangan Madiun.

"Menanam pohon sangat banyak sekali manfaatnya untuk kehidupan masyarakat. Selain itu menanam pohon juga termasuk amal jariyah seseorang, "kata Puguh Yudhi Prasetyawan sesaat sebelum giat dimulai. Rabu (10/3/2021) di Dusun Nganggrik.

Asper BKPH Wilis Utara yang membawahi luasan hutan 4,249,80 Ha yang meliputi wilayah RPH Kare, RPH Gligi, dan RPH Nglengko itu berharap kedepan Masyarakat Desa Hutan (LMDH) ikut menjaga hutan terutama memperhatikan keberlangsungan tumbuhnya bibit pohon yang selama ini mereka tanam.

"Harapan saya warga masyarakat ikut serta menjaga lingkungan hutan karena ini kan menjadi kepentingan kita bersama. Jika hutan gundul maka sumber air juga akan mati, bencana longsor juga mengancam. Tapi sepanjang empat tahun ini warga sekitar sini sudah sangat baik dalam menjaga lingkungan hutan, yang tadinya jika musim kemarau kekurangan air kini sudah mulai membaik, "terang Asper Wilis Utara tersebut.

Seperti kita ketahui bersama, menanam pohon banyak sekali manfaatnya, selain untuk penghijauan, mitigasi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan erosi, menanam pohon juga bermanfaat baik bagi makhluk hidup maupun alam sekitar.

Tumbuhnya pohon dapat mengurangi kadar karbon dioksida, CO2 dan memasok oksigen lebih banyak sehingga bisa mengatasi polusi udara. Dengan menanam satu pohon, berarti kita telah peduli dengan alam sekaligus peduli dengan generasi anak cucu.
Giat penanaman bibit pohon di Desa Ngranget. Rabu (10/3)
Sedekah jariyah merupakan amal yang akan terus mengalir pahalanya sampai hari kiamat dan memiliki banyak macam jalan untuk mendapatkannya, seperti membangun masjid, membuat sumur umum, membuat jalan atau jembatan, dan juga menanam tumbuhan baik berupa biji-bijian, pohon, atau tanaman pangan, dan lain sebagainya.

Jadi, menanam pohon dilingkungan merupakan sedekah dan amal jariyah bagi seseorang walau dia telah tiada, selama tanaman itu tumbuh atau berketurunan. Rasulullah SAW bersabda,

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهِيمَةٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ

“Tak ada seorang muslim yang menanam pohon atau menanam tanaman, lalu burung memakannya atau manusia atau hewan, kecuali ia akan mendapatkan sedekah karenanya”. [HR. Al-Bukhoriy dalam Kitab Al-Muzaro'ah (2320), dan Muslim dalam Kitab Al-Musaqoh (3950)].

Dari hadits diatas umat Islam memang dianjurkan untuk menanam pohon atau tanaman yang berguna untuk manusia dan hewan. Apabila telah berbuah dan dimakan oleh manusia maupun hewan, maka akan mendapatkan pahala sedekah dari buah yang dimakan itu sekalipun buahnya dicuri. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT