Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Saturday, March 13, 2021

Acara Parapatan Luhur PSHT Dijaga Ketat dan Digelar Secara Virtual

Penjagaan dilakukan secara ketat di acara Parluh PSHT 2021, karangan bunga ucapan selamat nampak berjajar di halaman padepikan (fot: humkodim).
Gemawilis/Berita - 
Parapatan Luhur (parluh) atau kegiatan musyawarah besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun 2021 digelar secara virtual dan hanya dihadiri oleh beberapa perwakilan dan tamu undangan saja, mengingat situasi
pandemi Covid-19 masih belum reda. Sabtu (13/3/2021).

Kegiatan lima tahunan PSHT yang dilangsungkan di Padepokan PSHT, Jalan Merak No.10, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, tersebut juga nampak dijaga ketat.

Pantauan media, penjagaan dilakukan di pintu masuk Padepokan PSHT Pusat Madiun, Gedung Graha Kridha Budaya, yang melibatkan pihak TNI-Polri dan Pasukan Pengaman Persaudaraan Setia Hati Terate (Pamter).

Selain penjagaan di pintu masuk padepokan, penyekatan juga dilakukan oleh petugas keamanan di beberapa pintu masuk Kota Madiun terutama jalan menuju Padepokan yakni simpang tiga Jalan Merak Kota Madiun. Setiap pengendara yang lewat dilakukan pengecekan selain tamu undangan dilarang masuk ke Padepokan.

Tampak hadir Bupati Madiun Ahmad Dawami dan Wakil, Wali Kota Madiun Maidi dan sejumlah pejabat penting lainnya dalam undangan acara Parapatan Luhur. Selain itu nampak juga di halaman gedung ratusan karangan bunga ucapan selamat atas terselenggaranya acara Parapatan Luhur 2021.

Kapolresta Madiun, AKBP I Dewa Putu Eka, dalam keterangnya mengatakan pengamanan acara Parluh PSHT 2021, melibatkan sekitar 700 personel gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, Dishub dan juga Dinas Kesehatan untuk mencegah masuknya massa warga PSHT dari luar wilayah Madiun.

"Pengamanan melibatkan personel gabungan ada lebih dari 700 personel dengan penyekatan setiap pintu masuk kota Madiun untuk mencegah masuknya warga PSHT dari luar wilayah Madiun. Konvoi akan dilarang, "kata Kapolresta Madiun. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT