Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Tuesday, February 16, 2021

Warga Sudah Pernah Diingatkan, Lokasi Tanah Longsor di Nganjuk Sudah Retak Sejak 2014

Gambar lokasi kejadian tanah longsor di
Desa/Kecamatan Ngetos, Nganjuk (fot: istimewa).
Gemawilis/Berita Peristiwa -
Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Mokhamad Yasin, mengatakan lokasi terjadinya tanah longsor
di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Nganjuk, sudah retak sejak beberapa tahun lalu.

Bahkan, warga setempat juga sudah pernah diingatkan terkait tanah retak tersebut. Dilansir dari detikcom, ia mengatakan jika tanah yang sudah retak, rawan.

"Itu sudah diingatkan. Bahkan di tahun 2014 sudah diingatkan. Dulu itu pernah retak. Sehingga tanah itu kalau sudah retak, rawan, "kata Mokhamad Yasin, kepada detikcom, Senin (15/2/2021).

Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk itu menjelaskan pada tahun 2018 lalu, warga di sekitar lokasi kembali diingatkan terkait retakan tanah itu. Namun pada saat itu, menurut Yasin, warga tidak mau dievakuasi dan direlokasi. Kemudian Pemkab Nganjuk membantu untuk menutup retakan tanah.

"Di tahun 2018 sempat diingatkan warga sekitar. Banyak daerah yang rawan kemiringan tanahnya lebih dari 90 persen itu kan rawan. Yang ngingatkan dari teman-teman relawan sosial yang mengingatkan, "papar Yasin.

Empat tahun lalu, lanjut Yasin, bencana longsor pernah terjadi di desa tersebut tapi beda dusun. "Lokasi tanah yang longsor itu di bawah dusun yang longsor empat tahun lalu. Itu adalah tanah baru, longsoran yang kemarin, "papar Yasin, dikutip dari detikcom. (Tim/gw)