Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Thursday, February 04, 2021

Tanah Longsor Menimbun Satu Rumah di Desa Kepel Kecamatan Kare

Warga dan pihak terkait lakukan kerja bhakti paska
terjadinya bencana tanah longsor di desa Kepel, Kec. Kare.
Gemawilis/Berita Peristiwa -
Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Madiun, satu rumah warga tertimbun material tanah hingga mengakibatkan kerusakan yang cukup parah.


Kejadian tersebut berada di RT 06/02 Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, sedangkan rumah yang terkena musibah tanah longsor adalah rumah milik Lilis Ali Sahid.

Dari pantau media di lokasi kejadian, akibat dari peristiwa itu, rumah Lilis Ali Sahid mengalami rusak dibagian samping hingga temboknya jebol karena tertimbun longsoran tebing dengan tinggi kurang lebih sekitar 5 meteran.

Kepala Desa Kepel, Sungkono Sos mengatakan, kejadian tersebut dikarenakan hujan yang turun mengguyur wilayah setempat pada hari Rabu (3/2) sehingga tanah tak mampu menahan resapan air sehingga tanah longsor menimpa rumah salah satu warganya.

"Kemarin sekitar pukul 18.30 wib. Karena situasi masih hujan dan listrik juga belum nyala pada waktu kejadian ditambah kabut, jadi kemarin korban hanya kami evakuasi ke tempat aman. Selanjutnya untuk penanganannya kami lanjutkan pagi ini, "ungkap Kepala Desa Kepel. Kamis (4/2/2021) pagi.

Paska kejadian, Kamis pagi, perangkat Desa setempat dipimpin Kepala Desa Kepel, BPBD, Bhabinkamtipmas, Bhabinsa dan di bantu warga setempat bergotong royong membersihkan material longsoran tanah.

Jajaran Muspika Kecamatan Kare yang dipimpin Camat Kare Tarnu Ashidiq pun langsung menuju kelokasi kejadian guna memastikan kondisi paska kejadian tersebut.

Camat Kare mengatakan, saat ini cuaca di Kabupaten Madiun khususnya wilayah Kecamatan memang lagi ekstrim, hujan sering turun dan berkabut. Untuk itu pihaknya menghimbau kepada warga masyarakat agar selalu berhati-hati mewaspadai hal tersebut.

"Cuaca pada akir-akir ini memang cukup ekstrim, khususnya di wilayah Kecamatan Kare. Jadi warga sebaiknya selalu waspada karena resiko bencana bisa datang kapan saja. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan semua sudah turun membantu penanganannya, "kata Wakil Ketua ISNU Jawa Timur itu. (Dian P/gw)

BERITA TERKAIT