Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Tuesday, February 9, 2021

Tambak Lare, Paket Wisata Nasi Tiwul dan Keindahan Alam Lereng Wilis

Wisata Tambak Lare dusun Suweru desa Kare,
paket wisata alam dan nasi tiwul di lereng gunung Wilis. 
Gemawilis/Kuliner Wisata - 
Semilir angin dengan kabut tipis menyelimuti kawasan lereng Gunung Wilis. Rimbun hijau daun mengelilingi suasana alam pedesaan bernuansa hutan tropis, sejuk, dan khas pegunungan. Air yang berjatuhan dari ujung daun berpadu dengan harum aroma kuliner nusantara.


Wisata kuliner khas pedesaan sungguh nikmat saat disantap di lokasi wisata kebanggaan Desa Kare, yakni wisata rintisan Tambak Lare yang berada di Desa Kare Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Selain menyajikan pesona alamnya yang indah, di wisata tambak lare ini pengunjung juga bisa menikmati kuliner khas pedesaan yang murah meriah salah satunya adalah Nasi Tiwul atau nasi Gaplek.

"Nasi tiwul jadi kuliner khas tambak lare, selain kopi kare. Kalau nasi tiwul lauknya pakai urap dan ikan asin, "ungkap Mbak Ike, salah satu pengelola sekaligus penjual di stand wisata tambak lare pada Selasa (9/2/2021) sore.
Sakah satu pengunjung asal Jiwan Madiun.
Selama ini selain nasi tiwul kata Ike, kopi kare juga menjadi pilihan tak terlewatkan oleh para pengunjug di tambak lare. Kopi kare sendiri merupakan kopi unggulan dan kebanggaan Kabupaten Madiun yang sudah SNI dan asli di produksi oleh Kelompok Tani Mugi Lestari dari Desa Kare yang diolah langsung dari biji kopi pilihan yang tumbuh di sekitar kawasan lereng Gunung Wilis.

Untuk menikmati secangkir kopi kare di tambak lare pun, harganya berbeda-beda, karena ada 3 varian rasa, Robusta, Arabica, dan Lanang Robusta. Dengan harga mulai dari 3000 hingga 5000 rupiah untuk satu cangkirnya.

Tak kalah penting saat berada di tambak lare adalah pesona alamnya, pemandangan pepohonan di sekitar stand atau warung sangat cocok untuk dinikmati sambil menyantap kuliner yang ada. Bahkan alamnya bisa dikatakan cocok untuk menjadi penawar di tengah panasnya kota.

"Biasanya hari minggu orang gowes sepedahan dari kota Madiun lumayan yang berkunjung kesini, pada sarapan dan ngopi di sini, "tambah Ike.

Destinasi wisata alam tambak lare sendiri mulai dirintis sejak tahun 2017 oleh karang taruna dan warga setempat, yakni warga Dusun Suweru, Desa Kare yang tergabung dalam Paguyuban Giri Wilis. Hingga saat ini tambak lare terus dilakukan pengembangan, setiap minggu Paguyuban Giri Wilis rutin melakukan kerja bhakti bersama di lokasi tambak lare.

Di dalam wisata ini selain bisa menikmati keindahan alam, pengunjung juga bisa belajar mengenai tanaman. Sebab tambak lare juga dikonsep menjadi salah satu wahana wisata edukasi alami dengan tamanan lokal, seperti cengkeh, kopi, durian, kakao, dan ditambah lagi dengan keindahan air terjun dan taman bunga meski saat ini belum seratus persen jadi.

Teguh, Salah satu pengunjung asal Jiwan Madiun, mengatakan jauh-jauh datang ke tambak lare hanya ingin menikmati kopi kare. "Tau dari facebook terus pingin kesini, lumayan tempatnya bagus kopinya mantap. Cocok dengan suasana, "katanya.

Berkunjung ke tambak lare tentunya juga tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, sebab sangat murah meriah. Pengunjung cukup memasukan uang kebersihan di kotak yang sudah disiapkan oleh pihak pengelola seiklasnya dan tidak perlu bayar tiket masuk dan parkir kendaraan. (Tim/gw)

Topik Lain